Pertalite Sering Habis di SPBU Nani Wartabone Gorontalo, Pengelola Sebut Belum Ada Tambahan Kuota
Wawan Akuba August 26, 2026 04:47 PM

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Nani Wartabone, Kota Gorontalo, disebut lebih cepat habis dalam beberapa pekan terakhir.

Kondisi tersebut terlihat saat Tribun Gorontalo melakukan pemantauan pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.

Saat itu, stok Pertalite di SPBU tersebut telah habis.

Sementara itu, BBM jenis Dexlite masih tersedia dan tetap melayani kendaraan yang datang untuk mengisi bahan bakar.

Baca juga: Banyak Lulusan S1 Jadi Ojol, Ekonom Ungkap Alasan dan Solusinya

Pengawasan SPBU Nani Wartabone, Ryan Adrian, mengatakan tingginya permintaan masyarakat menjadi salah satu faktor Pertalite lebih cepat habis.

Menurutnya, kondisi tersebut telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

"Memang beberapa minggu ini sering cepat habis. Namun Dexlite itu kami sering tersisa," ungkap Ryan saat dikonfirmasi Tribun Gorontalo, Rabu (26/8/2026).

Pertalite 24 KL Sekali Pasok

Ryan menjelaskan, SPBU Nani Wartabone mendapatkan pasokan Pertalite sebanyak 24 kiloliter (KL) dalam sekali permintaan.

Sementara untuk Dexlite, jumlah pasokan yang diterima sebanyak 8 KL.

"Kalau di kami 24 KL untuk Pertalite dan Dexlite itu 8 KL," bebernya.

Meski permintaan Pertalite cukup tinggi, hingga kini belum ada penambahan pasokan di SPBU tersebut.

Ryan juga mengatakan pihaknya belum mengetahui apakah penambahan pasokan telah dilakukan di SPBU lainnya.

"Kalau penambahan belum ada ini. Saya tidak tahu apakah di tempat lain belum ada," katanya.

Pihak SPBU Nani Wartabone sebelumnya telah mengajukan permintaan tambahan kuota Pertalite. Namun, permintaan tersebut hingga kini belum mendapatkan persetujuan.

"Kalau penambahan sudah pernah tapi belum di-acc. Saya tidak tahu kenapa," ujarnya.

Menurut Ryan, tambahan kuota diperlukan karena permintaan masyarakat terhadap Pertalite terus meningkat.

Meski demikian, ia memastikan stok BBM di SPBU tersebut masih berjalan seperti biasa dan tidak ada pembatasan pengisian.

Ryan juga membantah adanya panic buying atau pembelian BBM secara berlebihan oleh masyarakat.

"Kalau panic buying tidak ada. Pembatasan juga tidak ada, stok masih aman sampai dengan sekarang," tepisnya.

Antrean Mobil Lebih Panjang

Pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 11.20 Wita, Tribun Gorontalo kembali memantau kondisi SPBU Nani Wartabone.

Antrean kendaraan roda dua dan becak motor (bentor) terlihat masih normal. Sejumlah sepeda motor dan bentor masuk ke halaman SPBU untuk melakukan pengisian BBM.

Setelah selesai mengisi BBM, kendaraan roda dua tersebut langsung meninggalkan area SPBU sehingga antrean tidak terlihat memanjang hingga ke luar halaman.

Kondisi berbeda terlihat pada jalur kendaraan roda empat.

Mobil pribadi dan kendaraan pikap tampak mengantre lebih panjang. Antrean bahkan terlihat memanjang hingga ke badan Jalan Nani Wartabone atau eks Panjaitan.

Kendaraan datang secara bergantian dan menunggu giliran untuk masuk ke jalur pengisian.

Di tengah antrean tersebut, operator SPBU tetap melayani kendaraan satu per satu.

Sementara itu, antrean kendaraan yang hendak mengisi Dexlite terlihat jauh lebih pendek. Hanya beberapa kendaraan yang berada di jalur pengisian BBM tersebut.

Kondisi ini berbeda dengan jalur Pertalite yang terlihat lebih padat.

Barcode Ikut Pengaruhi Kecepatan Antrean

Ryan mengatakan panjangnya antrean kendaraan juga tidak terlepas dari proses penggunaan barcode dalam transaksi pengisian BBM.

Menurutnya, proses tersebut membutuhkan waktu sehingga pergerakan antrean terkadang menjadi lebih lambat.

"Kan ada barcode sehingga kadang lama. Setiap operator itu skill-nya berbeda-beda," jelasnya.

Untuk mempercepat pelayanan, pihak SPBU bahkan telah membuka hingga tiga jalur pengisian.

"Bahkan kami sudah buka sampai tiga jalur," beber Ryan.

Meski demikian, antrean kendaraan roda empat masih terlihat cukup panjang.

Sementara itu, stok Dexlite masih tersedia saat pemantauan dilakukan pada Rabu siang.

Pertalite sebelumnya telah habis pada Selasa malam. Hingga Rabu (26/8/2026), pihak SPBU juga menyebut belum menerima tambahan kuota.

Pihak SPBU Nani Wartabone berharap tambahan kuota Pertalite yang telah diajukan dapat segera direalisasikan untuk mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat.

Hingga kini, permintaan tambahan tersebut masih belum mendapatkan persetujuan. (*/Jefri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.