Viral Elang Jawa Dijual Warga Klaten Lewat Medsos, Damkar Selamatkan
GH News August 26, 2026 05:09 PM
Klaten -

Viral di media sosial (medsos), seekor burung Elang Jawa hendak dijual lewat medsos oleh warga Klaten. Beruntung tim Pemadam Kebakaran berhasil menyelamatkan.

Seekor burung elang Jawa dievakuasi tim rescue Damkar Klaten dari rumah warga di Desa Kayumas, Kecamatan Jatinom, Klaten. Satwa yang dilindungi itu mau dijual di media sosial.

Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino, mengatakan petugas mengetahui adanya warga Klaten yang menawarkan burung elang Jawa itu di media sosial pada Jumat (21/8).

Petugas yang mengetahui langsung menghubungi warga tersebut dan melakukan edukasi. Warga itu akhirnya luluh dan meminta petugas untuk mengambil di rumahnya di Desa Kayumas malam harinya.

"Sempat ditawar-tawar tapi kemudian kami lakukan edukasi ke yang bersangkutan bahwa itu satwa langka dilindungi dan lebih baik diserahkan yang berwenang. Akhirnya Damkar diminta untuk evakuasi," jelas dia.

Warga itu mengaku menemukan elang Jawa itu dua hari sebelumnya. Elang Jawa itu kemudian dipelihara sebelum akhirnya ditawarkan untuk dijual di media sosial.

"Ditemukan warga dua hari lalu. Kemudian sempat dipelihara yang bersangkutan," ungkap Sumino.

Burung itu sementara diamankan di markas Damkar Klaten. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BKSDA dan akan menyerahkannya besok.

"Burung kita amankan dan sudah dikoordinasikan dengan BKSDA. Rencananya besok (Minggu) akan diserahkan," sambung Sumino.

Sumino menyatakan kondisi burung elang tersebut dalam keadaan sehat dan burung liar. Burung tersebut sudah dewasa.

"Sudah usia dewasa tapi jenis kelaminnya kita tidak tahu. Tidak ada luka," imbuhnya.

Kepala seksi konservasi wilayah I Surakarta BKSDA Jawa Tengah, Sudadi mengonfirmasi ada koordinasi dengan Damkar Klaten tersebut. Burung elang termasuk langka dan dilindungi.

"Ya termasuk dilindungi. Bagi masyarakat yang menemukan elang Jawa atau satwa dilindungi lainnya diimbau untuk menyerahkan kepada BKSDA setempat, dalam hal ini karena lokasinya di Klaten penyerahannya kepada BKSDA Jawa Tengah," jelas Sudadi saat diminta konfirmasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.