Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu, Projo Beri Klarifikasi 
Joanita Ary August 26, 2026 05:35 PM

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menjadi sorotan setelah pernyataannya mengenai kemungkinan percepatan Pemilu 2029 beredar di media sosial.

Dalam sebuah forum silaturahmi bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan para relawan, Budi Arie sempat menyinggung kemungkinan Pemilu 2029 berlangsung lebih cepat.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan beragam tafsir, terutama setelah potongan video acara itu beredar luas.

"Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bilang ke Pak Jokowi, 'Pak, kok estimasi saya ini lebih cepat dari Pemilu 2029! Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong Pemilu 2029, Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan, bagaimana? Kita siap nggak? Gitu loh maksud saya," kata Budi Arie dalam video yang kemudian beredar di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan dalam konteks pembahasan mengenai berbagai kemungkinan situasi kebangsaan. Namun, potongan video yang beredar memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan adanya agenda untuk mempercepat pelaksanaan pemilu.

DPP Projo kemudian memberikan klarifikasi. Sekretaris Jenderal DPP Projo Freddy Alex Damanik menegaskan, video yang beredar di media sosial tidak menggambarkan keseluruhan pembicaraan dalam forum tersebut.

"Video yang beredar bukan merupakan video utuh. Budi Arie saat itu sedang memaparkan berbagai kemungkinan dalam diskusi internal mengenai situasi kebangsaan," kata Freddy.

Menurut Freddy, pernyataan Budi Arie tidak dimaksudkan sebagai pengumuman ataupun sikap resmi Projo mengenai perubahan jadwal Pemilu 2029.

Ia meminta pernyataan tersebut dipahami secara utuh sesuai konteks pembicaraan ketika forum berlangsung.

Klarifikasi tersebut sekaligus menepis tafsir bahwa Budi Arie telah menyampaikan adanya keputusan atau rencana konkret untuk mempercepat Pemilu 2029.

Di sisi lain, Partai Gerindra menyatakan tidak terpengaruh oleh pernyataan Budi Arie tersebut.

Gerindra menegaskan fokus partai tetap pada pelaksanaan program dan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Juru Bicara Partai Gerindra Sugiart Santoso mengatakan, pemerintahan Prabowo saat ini masih berfokus menjalankan agenda yang telah ditetapkan.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa isu mengenai kemungkinan percepatan pemilu belum menjadi agenda politik yang dibahas secara konkret oleh Gerindra.

Bagi partai yang menjadi salah satu kekuatan utama dalam pemerintahan, prioritas saat ini adalah memastikan program pemerintah berjalan.

Pernyataan Budi Arie sebelumnya menjadi perhatian karena jadwal Pemilu 2029 telah menjadi kerangka politik nasional yang secara umum diketahui publik.

Karena itu, setiap pernyataan mengenai kemungkinan perubahan waktu pelaksanaan pemilu mudah memicu spekulasi, terlebih jika disampaikan tanpa konteks pembicaraan yang lengkap.

Projo menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan bagian dari diskusi mengenai kemungkinan situasi politik dan kebangsaan, bukan pengumuman mengenai adanya rencana mempercepat Pemilu 2029.

Dengan klarifikasi itu, polemik mengenai pernyataan Budi Arie diharapkan tidak berkembang menjadi kesimpulan bahwa pemerintah maupun partai politik telah mengambil keputusan untuk mengubah jadwal pemilu.

Hingga kini, Gerindra juga menegaskan tetap berfokus pada agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sementara Projo meminta pernyataan Budi Arie dilihat berdasarkan konteks pembicaraan secara utuh, bukan semata-mata dari potongan video yang beredar di media sosial.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.