TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bantuan untuk korban bencana gempa bumi di NTT terus mengalir dari masyarakat dan organisasi di Bali.
Sebelumnya, masyarakat Klungkung berhasil menghimpun bantuan sekitar 1,5 ton beras.
Selain beras, bantuan yang dikumpulkan juga berupa sembako, makanan tahan lama serta pakaian layak pakai.
Seluruh bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Klungkung sebelum dikirim ke NTT.
Baca juga: PERKUAT Kolaborasi Ekosistem Digital Asia Pasifik di BATIC 2026 dan Berhubungan dengan Banyak Pihak
Pantauan di Kantor Dinsos P3A Klungkung, Rabu (26/8/2026), belasan pegawai bersama personel Tagana dan TNI memindahkan berbagai bantuan yang telah terkumpul ke atas truk.
Beras menjadi salah satu bantuan dengan jumlah cukup besar. Secara keseluruhan, beras yang terkumpul mencapai sekitar 1,5 ton.
Selain itu, terlihat pula sejumlah kardus berisi makanan serta paket kebutuhan pokok dan pakaian yang telah dikemas untuk dikirim.
Sekretaris Dinsos P3A Klungkung, Gusti Ayu Wulan Dewi mengatakan, bantuan tersebut dikumpulkan dari berbagai pihak.
Mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, guru, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat yang datang secara pribadi.
“Bantuan ini mulai terkumpul sejak Selasa lalu. Setiap hari secara bergiliran kami menerima bantuan yang datang, baik dari OPD, sekolah, guru, organisasi, bahkan ada masyarakat secara pribadi datang ke sini membawa bantuan,” kata Wulan Dewi.
Baca juga: Badung Siapkan Layanan Kesehatan 24 Jam, Wisatawan dan Masyarakat Bisa Akses Langsung
Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang masuk didata sebelum diserahkan kepada Kodim 1610 Klungkung.
Selanjutnya, bantuan akan diteruskan melalui Korem 163/Wirasatya untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Terbaru, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bali, dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali menyalurkan donasi untuk korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Perhimpunan Jurnalis (Pena) NTT Bali, Rabu (26/8/2026).
Donasi diserahkan langsung Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja, Ketua JMSI Bali Nyoman Ady Irawan, dan Ketua AMSI Bali Ketut Sutrisna kepada Ketua Pena NTT Bali Agustinus Apollonaris K Daton di Sekretariat Pena NTT Bali, Denpasar.
Masing-masing organisasi menyerahkan bantuan senilai Rp1 juta, sehingga total donasi mencapai Rp3 juta. Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas insan pers Bali terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja mengatakan, komunitas pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga dapat terlibat dalam aksi kemanusiaan.
“Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT,”
“Ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian keluarga besar pers di Bali,” ujar Edo, panggilan akrabnya.
Senada, Ketua JMSI Bali Nyoman Ady Irawan menilai musibah yang terjadi di NTT menjadi panggilan kemanusiaan untuk saling membantu tanpa melihat batas wilayah.
Ketua JMSI Bali Nyoman Ady Irawan menilai musibah di NTT menjadi panggilan kemanusiaan untuk saling membantu tanpa batas wilayah.
“Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, kepedulian dan gotong royong menjadi hal yang sangat penting,”
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Baca juga: Fakta PLTS di Bali, Bangun PLTS Baru di Jembrana, PLTS di Karangasem Ditumbuhi Tanaman Liar
Media juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun kepedulian publik terhadap masyarakat terdampak.
“Pers memiliki fungsi menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, tetapi di sisi lain kita juga memiliki kepedulian sosial,”
“Semoga bantuan ini menjadi bagian dari semangat bersama untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak gempa,” tandasnya.
Ketua Pena NTT Bali Agustinus Apollonaris K Daton menyampaikan apresiasi atas kepedulian SMSI, JMSI, dan AMSI Bali.
Ia memastikan donasi tersebut akan diteruskan untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian SMSI, JMSI, dan AMSI Bali. Ia memastikan donasi tersebut akan diteruskan kepada masyarakat NTT yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMSI Bali, JMSI Bali, dan AMSI Bali atas solidaritas yang diberikan,”
“Kepercayaan dan bantuan ini akan kami teruskan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di NTT,” kata wartawan senior yang kerap disapa Polo ini.
Aksi bersama tiga organisasi perusahaan pers tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat dibangun lintas organisasi, dengan semangat kebersamaan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana. (*)