SRIPOKU.COM, PALI – Tangis keluarga mengiringi pemakaman dua kakak beradik, Andika Alam Saputra (9) dan Hulya Aliya Felis (7), yang meninggal dunia setelah mengalami demam berdarah dengue (DBD).
Kedua anak pasangan Antap Mustofa dan Surtika tersebut dimakamkan dalam satu liang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Beracung Indah, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Rabu (26/8/2026).
Pantauan Sripoku.com, kedua jenazah tiba di rumah duka di kawasan belakang Golf, RT 04 RW 01, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.
Suasana duka langsung menyelimuti rumah keluarga. Antap Mustofa tampak terpukul saat menyaksikan kedua anaknya dimandikan dan dikafani oleh petugas pemulasaraan jenazah.
Setelah itu, jenazah Andika dan Hulya dibawa ke Mushola Al-Baroqah untuk disalatkan. Keduanya kemudian diantar ke TPU Beracung Indah menggunakan satu keranda.
Kedua jenazah selanjutnya dimakamkan dalam satu liang dengan dua lubang untuk masing-masing jenazah.
Kesedihan juga terlihat dari kakak kandung kedua korban, Enggel. Tangisnya pecah saat mengiringi keberangkatan kedua adiknya dari rumah duka menuju tempat pemakaman.
Enggel tampak menangis dengan mata memerah dan sembap. Sementara Hengki, kakak kedua korban, terlihat berusaha menahan kesedihan saat melepas kepergian kedua adiknya.
Kerabat keluarga, Heris, mengaku masih mengenang sosok Hulya yang disebutnya ramah dan baik.
"Felis itu terakhir bermain di rumah, saat acara memperingati Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Orangnya ramah dan baik," kata Heris.
Heris mengaku tidak menyangka kedua anak tersebut akan meninggal dalam waktu berdekatan.
Menurutnya, Hulya baru duduk di kelas 1 SD, sedangkan Andika merupakan siswa kelas 3 SD di Talang Ubi.
"Felis baru masuk sekolah kelas 1 SD dan Andika kelas 3 SD di Talang Ubi," ujarnya.
Sejumlah guru dari SD Negeri 4 Talang Ubi juga terlihat datang ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.
Kepergian Andika dan Hulya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, guru dan orang-orang terdekat yang mengenal keduanya.