Contoh Format Surat Pernyataan PPIH dan Pakta Integritas untuk Daftar Petugas Haji 2027
Endra Kurniawan August 26, 2026 07:37 PM

TRIBUNNEWS.COM - Surat Pernyataan sebagai PPIH dan Pakta Integritas menjadi dokumen yang dipakai untuk mendaftar sebagai petugas haji 2026.

Kedua dokumen ini wajib diunggah melalui laman petugas.haji.go.id bersama dengan dokumen lainnya seperti surat rekomendasi. 

Surat Pernyataan sebagai PPIH adalah dokumen yang berisi kesanggupan calon petugas untuk memenuhi sejumlah ketentuan selama mengikuti proses seleksi, pelatihan, hingga menjalankan tugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Sementara Pakta Integritas merupakan dokumen yang berisi komitmen calon petugas untuk melaksanakan tugas pelayanan kepada jemaah haji dengan penuh tanggung jawab, menaati ketentuan yang berlaku, serta menjaga nama baik dan integritas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Dalam pakta tersebut, calon petugas juga menyatakan kesediaan untuk ditempatkan sesuai kebutuhan operasional di Arab Saudi.

Termasuk menjaga etika selama bertugas, tidak menyalahgunakan fasilitas maupun atribut kementerian, serta tidak mengutamakan kepentingan pribadi atau keluarga di atas tugas pelayanan kepada jemaah.

Baca juga: Daftar Surat yang Dibutuhkan untuk Daftar Petugas Haji 2027 Dilengkapi Contohnya

Contoh Format Surat Pernyataan sebagai PPIH dan Pakta Integritas

Bagi Anda yang hendak mengikuti seleksi PPIH, berikut contoh Surat Pernyataan sebagai PPIH dan Pakta Integritas untuk mendaftar sebagai petugas haji 2027:

1. Surat Pernyataan sebagai PPIH

SURAT PERNYATAAN PPIH

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama: FITRI MASTUROH
Nomor Registrasi : …………………………
NIP/NRP: ………………………
Jabatan: ………………………
Unit Kerja: ………………………
Jenis Tenaga: ………………………

Dengan ini menyatakan bahwa Saya:

  1. Tidak terlibat dalam proses hukum sampai dengan menyelesaikan tugas sebagai petugas penyelenggara ibadah haji Indonesia tahun 1448 H / 2027 M.
  2. Bersedia dan sanggup mengikuti seluruh proses seleksi, mentaati seluruh peraturan yang berlaku dan siap ditugaskan dan ditempatkan sesuai kebutuhan operasional di Arab Saudi.
  3. Dapat bekerja secara teamwork dan menjaga soliditas team dalam menjalankan tugas.
  4. Menjaga nama baik dan Integritas Kementerian Haji dan Umrah.
  5. Perokok/bukan perokok*) dan bersedia tidak merokok pada saat mengikuti pelatihan calon petugas penyelenggara ibadah haji dan selama menjalankan tugas sebagai petugas haji.
  6. Tidak memahrami atau di mahrami jemaah atau petugas haji.
  7. Tidak menjalin hubungan asmara sesama petugas selama menjadi petugas haji.
  8. Memberikan data dan dokumen yang benar dalam proses seleksi ini.

Apabila saya melanggar pernyataan diatas, maka saya bersedia:

  1. Dibatalkan keikutsertaan/kelulusan sebagai petugas penyelenggara ibadah haji Indonesia.
  2. Dipulangkan dari Arab Saudi sebelum tugas selesai.
  3. Mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan Umrah.
  4. Dikenakan sanksi administrasi baik Individu maupun institusi tempat bekerja.

Demikian, surat pernyataan ini saya buat dengan sadar dan tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun.

(Nama kota, 26 Agustus 2026)

Yang membuat pernyataan

materai 10.000

………………………………
(Nama Lengkap dan Gelar)

* Coret yang tidak perlu

2. Pakta Integritas

PAKTA INTEGRITAS
PETUGAS PENYELENGGARA IBADAH HAJI (PPIH)

Yang bertanda tangan di bawah ini saya:
Nama : 
Nomor Pendaftaran : 
Bidang Layanan : 

MENYATAKAN DENGAN SESUNGGUHNYA

Pertama: tidak terlibat dalam proses hukum sampai dengan menyelesaikan tugas sebagai petugas gaji Indonesia tahun 1448 H/2027 M akan melaksanakan tugas pelayanan kepada Jemaah Haji Indonesia dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab serta mentaati segala ketentuan yang berlaku;

Kedua: bersedia dan sanggup mengikuti seluruh proses rekrutmen, mentaati seluruh peraturan yang berlaku dan siap ditugaskan dan ditempatkan sesuai kebutuhan operasional di Arab Saudi, Menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan etika, berkahlak mulia serta menjauhkan dari perbuatan tercela/asusila, tidak menjalin hubungan asmara selama bertugas menjadi PPIH;

Ketiga: tidak akan mendampingi atau didampingi pasangan suami/istri yang sesama PPIH serta tidak memprioritaskan kepentingan individu dan/atau keluarga di atas tugas-tugas pelayanan kepada Jemaah Haji;

Keempat: tidak akan merokok pada saat menikuti pendidikan dan pelatihan atau bimbingan teknis serta pada saat pelaksanaan tugas, dan mematuhi peraturan larangan merokok oleh pihak otoritas Arab Saudi;

Kelima : tidak menyalah gunakan fasilitas, perlengkapan kerja, dan segala bentuk ciri-ciri simbol Kementerian untuk kepentingan pribadi/golongan; 

Keenam : tidak akan mengajukan permohonan kepulangan lebih awal dnegan dalih atau alasan apapun; dan

Ketujuh: menjaga nama baik dan integritas Kementerian Haji dan Umrah.

Apabila saya melanggar pernyataan sebagaimana tersebut di atas, maka saya bersedia:

  1. dicabut penetapannya sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan tidak dapat ditetapkan kembali sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH);
  2. dibatalkan keberangkatannya dan/atau dipulangkan ke tanah air dari Arab Saudi sebelum berakhirnya masa tugas;
  3. bersedia menerima sanksi teguran, peringatan tertulis, serta dibatalkan sebagai petugas haji; 
  4. bersedia dilakukan proses hukum yang berlaku; dan
  5. mengganti seluruh pembiayaan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan tanpa paksaan atau tekanan dari pihak manapun.

(Nama kota, 26 Agustus 2026)

Yang membuat pernyataan

Material 10.000

Tanda tangan dan nama

Berikut link untuk men-download contoh Surat Pernyataan sebagai PPIH dan Pakta Integritas dalam format Word: LINK

Baca juga: Seleksi Petugas Haji PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi 2027 Resmi Dibuka

Seleksi Petugas Haji 2027

Diketahui, Kemenhaj resmi membuka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

PPIH Kloter akan bertugas membersamai jemaah sejak dari Tanah Air, selama perjalanan ke Tanah Suci, selama di Makkah-Madinah, hingga kembali ke Indonesia.

Sementara PPIH Arab Saudi bertugas di salah satu dari tiga daerah kerja (daker) yaitu Makkah, Madinah, dan Bandara.

Pendaftaran seleksi petugas haji 2027 telah dimulai Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB dan ditutup pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Ada sejumlah formasi yang dibuka. Misalnya untuk PPIH Kloter, formasi yang dibutuhkan adalah Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter.

Sementara bidang PPIH Arab Saudi meliputi layanan akomodasi; konsumsi; transportasi; bimbingan ibadah; Media Center Haji (MCH); serta jemaah lansia dan disabilitas.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.