Tri Tito Karnavian Dorong Ruang Seni Jadi Sarana Ekspresi dan Pengembangan Personal
Mochammad Dipa August 26, 2026 08:50 PM

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian mendorong penguatan ruang seni dan kreativitas sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri sekaligus mengembangkan kemampuan personal.

Hal tersebut disampaikan Tri saat membuka Pameran Instalasi Roepa Merdeka di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Pameran seni instalasi berbasis serat dan benang yang digagas Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut menjadi bagian dari perayaan Bulan Kemerdekaan sekaligus ruang bagi para seniman dan kreator lokal untuk menampilkan karya.

Menurut Tri, seni instalasi memiliki keunikan karena proses penciptaannya menggabungkan imajinasi, kreativitas, keindahan visual, dan keterampilan teknis.

Selain menghasilkan karya, aktivitas seni juga dinilai dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kemampuan berpikir dan pengelolaan emosi.

Tri mengatakan kegiatan berkesenian dapat membantu seseorang melatih kemampuan memecahkan masalah. Aktivitas tersebut juga dapat menjadi media penyembuhan diri atau pengolahan emosi.

Karena itu, ia menilai ruang kreatif perlu terus diperluas dan dihadirkan secara konsisten agar semakin banyak masyarakat dapat mengembangkan potensi melalui seni.

"Karena dari data BPS yang dikelola oleh kementerian ekonomi kreatif, pekerja seni itu banyak sekali hampir 25 juta orang, mungkin memang pekerja seni ini banyak macamnya," ujar Tri Tito.

Tri berharap pameran seni seperti Roepa Merdeka dapat diselenggarakan secara rutin setiap Agustus.

"Kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi seniman dari berbagai latar, termasuk pelaku seni murni maupun seni kriya yang berkembang sebagai bagian dari ekonomi keluarga," ucapnya.

Selain menjadi ruang ekspresi, kegiatan tersebut juga membawa pesan pemberdayaan perempuan. Tri menilai perempuan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya melalui kegiatan seni dan kriya.

"Hari ini pameran ini mempunyai tema merayakan perempuan, merawat warisan, merajut masa depan bukan main, karena tidak hanya merayakan kemerdekaan, tapi juga kita merayakan perempuan, karena kita ibu-ibu ini adalah tiang negara," tegasnya.

Pameran Roepa Merdeka menampilkan karya instalasi dengan serat dan benang sebagai medium utama. Karya-karya tersebut menjadi bentuk eksplorasi kreatif yang memadukan unsur seni dengan keterampilan kriya.

Tri menilai keberadaan ruang seperti ini penting untuk terus mendukung ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memberikan kesempatan kepada kreator lokal untuk menunjukkan karya kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, karya DWP BIN yang terjual selanjutnya akan disalurkan untuk mendukung berbagai aksi dan program sosial.

Pembukaan Pameran Instalasi Roepa Merdeka turut dihadiri Kepala BIN Muhammad Herindra, Penasihat DWP BIN Metty Muhammad Herindra, anggota Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.