TRIBUNMANADO.CO.ID — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sekprov Sulut) Tahlis Gallang mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian Tahlis Gallang selama sedikitnya 30 tahun sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 18/TK/Tahun 2025.
Baca juga: SMK Go Global, BP2MI Sulut Cari Ratusan Calon Pekerja Migran ke Jepang dan Slovakia, Ini Cara Daftar
Pemberian penghargaan tersebut mengacu pada Pasal 22 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 mengenai Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
Satyalancana Karya Satya diberikan kepada PNS yang dinilai telah menunjukkan kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, negara dan pemerintah.
Selain itu, penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas pengabdian yang dilakukan dengan penuh kejujuran, kecakapan dan kedisiplinan secara terus-menerus selama sedikitnya 30 tahun.
Keppres tersebut ditandatangani langsung Presiden Prabowo Subianto dan disampaikan kepada Tahlis Gallang untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Penghargaan ini sekaligus menjadi penanda perjalanan panjang Tahlis Gallang dalam dunia birokrasi. Selama tiga dekade mengabdi sebagai ASN, ia telah melewati berbagai dinamika dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Bagi Tahlis, Satyalancana Karya Satya bukan semata-mata penghargaan karena lamanya masa kerja.
"Anugerah tersebut juga menjadi pengingat untuk terus menjaga komitmen dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah," jelasnya Rabu (26/8/2026)
Katanya, pengabdian panjang tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk terus meningkatkan kapasitas, menjaga integritas dan menghadirkan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin berkembang, ASN dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, namun tetap berpegang pada nilai-nilai dasar pengabdian kepada bangsa dan negara," jelasnya
Dengan diterimanya penghargaan tersebut, perjalanan Tahlis Gallang sebagai ASN kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional, sekaligus menjadi bagian dari rekam jejak pengabdiannya dalam mendukung roda pemerintahan di Sulawesi Utara. (Ren)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini