TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Stadion Sang Naualuh Damanik yang merupakan kebanggaan masa lalu warga Kota Pematangsiantar akan diperbaiki tahap pertama pada era pemerintahan Wali Kota Wesly Silalahi.
Proses tender perusahaan telah selesai yang mana CV Athalia Sinergi asal Kota Medan memenangi kontrak senilai Rp 7.399.800.000 (harga negosiasi).
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pematangsiantar, Hamzah F Damanik menyampaikan bahwa proses pemilihan perusahaan pengerjaan stadion ini merupakan kewenangan Unit Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (UKBPJ) Setdako Pematangsiantar.
“Proses pemilihan perusahaan pemenang tender ada di UKPBJ dan dinas tidak terlibat dalam pemenangan. Kita berpesan kepada perusahaan untuk mengerjakan sebaik-baiknya,” kata Hamzah.
Nantinya, Stadion Sang Naualuh akan menjadi pusat interaksi komunitas, pendukung kebugaran fisik, sarana rekreasi yang sehat, serta ruang terbuka.
Baca juga: Kompetisi Liga 2 Tahun 2026-2027, PSMS Bermarkas di Stadion Utama Sumut
Kondisi eksisting Lapangan Sepak Bola Stadion Sang Naualuh saat ini sudah tidak layak lagi untuk melakukan pertandingan olahraga sepak bola. Selain kerusakan pada lapangan, beton dan atap tribun penonton pun alami kerusakan parah bertahun-tahun.
Untuk itu pada tahun 2026 ini Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar telah memprogramkan pembangunan lapangan sepakbola yang pendanaannya bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026.
Lapangan stadion nantinya akan memakai jenis rumput Zoysia Japonica dan dilengkapi water sprinkke untuk memberi kelembaban pada rumput saat proses perawatan.
Ada pun berdasarkan uraian singkat pekerjaan yang diumumkan lewat INAPROC LPSE Pematangsiantar, proses pelaksanaan pembangunan Lapangan Sepakbola Stadion Sang Naualauh akan dimulai pada bulan September 2026 dengan durasi pekerjaan selama 4 bulan (berakhir Desember 2026).