Sempat Buntu di Babak Pertama, Arema FC Akhirnya Tekuk Deltras FC 2-0 di Kanjuruhan Malang
Dwi Prastika August 26, 2026 10:49 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Rifky Edgar 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Arema FC berhasil menundukkan Deltras FC Sidoarjo 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026), dalam pertandingan persahabatan terakhir sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Selain menjaga tren kemenangan, Arema FC kembali menunjukkan soliditas pertahanan dengan mencatatkan clean sheet.

Setelah sebelumnya, Singo Edan juga mampu menjaga gawangnya tetap perawan saat menghadapi Rans Nusantara FC.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyebut, hasil tersebut penting untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain, meski ia menilai skuadnya masih terus berkembang menjelang pertandingan resmi.

Bukan Pertandingan Mudah

Meski menang dua gol tanpa balas, Arema FC tidak mendapat pertandingan yang mudah.

Deltras tampil disiplin dengan menerapkan pertahanan rapat sejak menit awal sehingga membuat lini serang Singo Edan kesulitan menciptakan peluang matang.

Kebuntuan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Arema FC harus puas menutup 45 menit pertama dengan skor imbang tanpa gol.

Baca juga: Arema FC akan Gelar Latihan Bersama Hadapi Deltras FC, Agenda Digelar Tertutup

Situasi berubah pada babak kedua. 

Rotasi pemain dan perubahan pendekatan taktik yang dilakukan tim pelatih mulai membuahkan hasil. 

Johan Farizi membuka keunggulan Arema FC sebelum Hamzah Titofani menggandakan skor dan memastikan kemenangan 2-0.

Berikan Rasa Percaya Diri

Marcos Santos mengaku puas dengan hasil tersebut. 

Menurutnya, aspek paling penting dari laga ini bukan hanya kemenangan, tetapi kemampuan tim mempertahankan konsistensi di sektor pertahanan.

"Yang terpenting adalah satu lagi hasil baik, satu pertandingan lagi di mana kami tidak kemasukan gol," kata Marcos Santos usai laga.

"Ini penting karena memberikan rasa percaya diri. Namun, tim ini masih terus dalam tahap pertumbuhan dan akan berkembang dengan sangat baik sepanjang musim," tambahnya. 

Baca juga: Bukan Sekadar TC, Ini yang Diburu Persebaya di Thailand Jelang Super League 2026/2027

Pelatih asal Brasil itu menilai, gaya bermain Deltras FC menjadi gambaran tantangan yang kemungkinan akan sering dihadapi Arema FC saat kompetisi resmi dimulai.

Bermain di Stadion Kanjuruhan Malang, banyak lawan diperkirakan memilih bertahan dengan blok rendah untuk meredam agresivitas Singo Edan.

Karena itu, Marcos menilai kemenangan atas Deltras menjadi bukti bahwa timnya mulai menemukan solusi untuk membongkar pertahanan yang rapat.

"Deltras bermain sangat baik. Sama seperti Rans yang juga datang ke sini dan bertahan, seperti beberapa tim lain ketika datang bertanding melawan Arema di Kanjuruhan," ujarnya.

"Namun, tim kami terus mencari solusi dan situasi untuk membongkar retranca (pertahanan rapat) tersebut dan mencetak gol," katanya.

Selain menguji kesiapan tim, laga ini juga dimanfaatkan Marcos untuk memberi menit bermain kepada banyak pemain, termasuk rekrutan anyar Mauro Zijlstra yang baru bergabung dari Persija Jakarta.

Baca juga: Madura United Gelar Pemusatan Latihan di Yogyakarta, Dijadwalkan Melakoni Sejumlah Laga Uji Coba

Kehadiran Mauro menjadi salah satu perhatian dalam pertandingan tersebut. 

Meski belum tampil dalam kondisi terbaik karena baru pulih dari cedera dan masih beradaptasi dengan skema permainan tim, Marcos melihat striker berdarah Belanda itu memiliki potensi besar untuk menambah variasi serangan Arema FC.

"Penting dalam model permainan ini memiliki pemain di area tersebut. Mauro masih beradaptasi karena baru sebentar bergabung dan lama tidak bermain akibat cedera," ujarnya.

"Namun, penting baginya untuk terus berkembang dalam beberapa hari tersisa sebelum laga perdana," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.