Tabungan Mertua di Rekening Lenyap, TikToker Shabrina Adfi Tuntut Bank: Pegawai Dibui Uang Raib!
Budi Sam Law Malau August 27, 2026 12:21 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Bayangkan jika kucuran keringat dan kerja keras Anda selama bertahun-tahun yang disimpan dengan penuh rasa aman di sebuah bank, lenyap begitu saja tanpa jejak.

Mimpi buruk inilah yang kini tengah menghantam keluarga TikToker Shabrina Adfi.

Melalui unggahan di media sosialnya yang seketika menyita perhatian publik, Shabrina menumpahkan kepiluannya.

Dana dalam jumlah fantastis milik ibu mertua dan keluarganya mendadak amblas dari rekening sebuah bank terkemuka berinisial T.

Lebih menyakitkan lagi, keluarga merasa pihak bank seolah mencuci tangan dari tragedi finansial ini.

"Uang milik ibu mertuaku dan keluarga yang dikumpulkan dari hasil kerja keras bertahun-tahun, hilang gitu aja dari rekening di Bank inisial T. Dan jumlahnya juga ga dikit," ungkap Shabrina dengan nada getir, Rabu (26/8/2026).

Oknum Dipenjara, Tapi Uang Menguap Entah ke Mana

Tragedi ini sebenarnya bukan tanpa titik terang hukum. Shabrina membeberkan bahwa dalang di balik hilangnya dana tersebut adalah oknum pegawai Bank T itu sendiri.

Pegawai culas tersebut bahkan telah diseret ke meja hijau, dinyatakan bersalah, dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Namun, vonis tersebut nyatanya tak lantas mengembalikan hak keluarga Shabrina.

Dana simpanan tersebut tak kunjung kembali ke rekening mereka.

Langkah mediasi pun menemui jalan buntu.

"Kita udah berkali-kali datang ke bank, bertemu pihak-pihak terkait, bahkan kita udah sampai minta bantuan ke OJK dan DPR. Tapi belum ada penyelesaian yang diharapkan," tulisnya penuh asa.

Keluarga dibuat kecewa berat oleh sikap institusi perbankan tersebut.

"Kami nggak minta lebih. Kami cuma ingin keadilan. Kita bener-bener kecewa dengan respons Bank T yang lepas tanggung jawab dari kasus ini," tegas Shabrina.

Baca juga: Shabrina Leonita Turunkan Berat Badan 20 Kg usai Juara Indonesian Idol 2025, Ini yang Dilakukannya

Sistem Keamanan Bank T Dipertanyakan

Bagi Shabrina, persoalan ini menguliti sebuah lubang besar dalam sistem keamanan Bank T.

Bagaimana mungkin transaksi pemindahan dana dalam jumlah besar bisa terjadi—bahkan berulang kali—tanpa adanya notifikasi, konfirmasi, apalagi persetujuan dari nasabah yang sah.

"Yang menjadi pertanyaan besar bagi kami bukan cuma bagaimana dana tersebut bisa berpindah, tetapi juga mengenai sistem dan kontrol internal Bank T yang memungkinkan hal tersebut terjadi," sorotnya tajam.

"Tindakan tersebut tidak hanya terjadi satu kali, tetapi dilakukan berkali-kali," katanya.

Kasus ini kini memantik alarm bahaya bagi masyarakat luas.

Shabrina menegaskan bahwa perjuangannya bukan sekadar soal nominal uang keluarganya yang dirampok dari dalam sistem, melainkan tentang fondasi utama dunia perbankan yakni kepercayaan.

"Karena pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan hanya sejumlah dana, tetapi juga kepercayaan nasabah terhadap institusi perbankan," pungkasnya.

Melihat rentannya sistem keamanan internal perbankan dalam kasus ini, semoga menjadi pelajaran bagi pihak bank.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.