Kisah Glenys Habiba: Berawal dari DBL Dance Hingga Tembus Top 12 Miss Tourism Teen Indonesia
Pipit Maulidya August 27, 2026 12:32 AM

SURYA.co.id - Perjalanan mengejar mimpi sering kali membawa kita ke persimpangan yang tak terduga. Hal inilah yang dirasakan oleh Glenys Habiba Ladzah, dancer berbakat dari SMA Adabiah 2 Padang.

Siapa sangka, berawal dari keinginan kuat untuk tampil di ajang DBL, ia justru menemukan jalan menuju panggung kecantikan tingkat nasional.

Keinginan Glenys untuk merasakan atmosfer DBL sebenarnya sudah muncul sejak ia duduk di bangku kelas 3 SMP. Menariknya, basket adalah cinta pertamanya. Terinspirasi dari bintang NBA, Jordan Poole, Glenys awalnya berharap bisa turun ke lapangan sebagai pemain basket.

“Dari SMP itu aku ingin banget main di DBL,” ujar Glenys mengenang masa-masa awalnya mengenal kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia tersebut.

Namun, garis tangan berkata lain. Saat memasuki jenjang SMA di SMA Adabiah 2 Padang, kesempatan untuk memperkuat tim basket sekolah tidak berjalan mulus. Tak ingin menyerah dengan keadaan, Glenys memutar otak agar tetap bisa terlibat dalam kemeriahan DBL West Sumatra.

“Aku cari cara biar bisa ikut DBL. Alhamdulillah aku sempat ikut seleksi tim dance dan terpilih,” tuturnya.

Dari Panggung Dance ke Kontes Kecantikan

Keputusan bergabung dengan tim dance sejak kelas 10 ternyata menjadi titik balik besar dalam hidupnya. Selama tiga musim berturut-turut, Glenys tidak hanya mengasah kemampuan gerak, tetapi juga membangun rasa percaya diri di bawah lampu sorot AQUA DBL Dance Competition.

Pengalaman membawakan konsep dance di musim sebelumnya memicu percikan mimpi baru dalam dirinya: menjadi seorang ratu kecantikan.

“Dari cerita itu yang bikin aku punya mimpi buat jadi Miss Kecantikan. Alhamdulillah terkabulkan,” kata Glenys dengan bangga.

Berbekal mental yang tertempa di ajang DBL, Glenys memberanikan diri mengikuti ajang Miss Tourism Teen Indonesia 2024. Hasilnya luar biasa, ia berhasil menyandang gelar Miss Tourism Teen Sumatra Barat dan menembus jajaran Top 12 di tingkat nasional.

Baginya, pencapaian di ajang pageant tersebut sangatlah berkesan karena ia terpilih berdasarkan kualitas, bukan sekadar popularitas.

“Paling berkesan itu waktu masuk 10 besar Miss Tourism Teen Indonesia. Nggak lewat voting, tapi lewat pilihan juri-juri hebat. Banyak banget pelajaran dan pengalaman yang bisa aku ambil,” kenangnya.

Pesan Penutup di Tahun Terakhir DBL

Musim 2024 ini menjadi tahun terakhir bagi Glenys berseragam SMA Adabiah 2 Padang di ajang DBL West Sumatra. Menoleh ke belakang, ia merasa bersyukur jalan "putar balik" yang ia ambil justru membawanya ke puncak yang lebih tinggi.

“Masih suka nggak percaya kalau aku bisa ikut DBL tiga tahun. Walau dance bukan mimpi aku dari SMP, tapi setelah keterima dance justru aku punya banyak mimpi-mimpi baru yang pelan-pelan bisa aku wujudkan,” ungkapnya.

Sebagai penutup perjalanannya, Glenys berpesan kepada generasi muda untuk tidak takut bermimpi, meski realita terkadang tak sesuai rencana awal.

“Setiap anak muda harus punya mimpi. Bukan karena semua mimpi pasti terwujud. Tapi, karena mimpi memberi kita arahan untuk melangkah dan alasan untuk terus berusaha,” pungkasnya sembari mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.