TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi wilayah Indonesia yang memasuki puncak musim kemarau pada September 2026.
Sebanyak 169 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 25,41 persen daratan Indonesia diperkirakan akan terdampak.
Kondisi ini sejalan dengan prakiraan curah hujan yang masih rendah di sebagian besar wilayah.
BMKG mencatat, sekitar 86,62 persen wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan kategori rendah (0–50 mm per dasarian).
Sementara 13,38 persen wilayah lainnya diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah (50–150 mm per dasarian).
Dengan demikian, puncak musim kemarau tahun ini berlangsung bertahap: Juli di 83 ZOM (12,26 persen), Agustus di 369 ZOM (48,84 persen), dan September di 169 ZOM (25,41 persen).
Lantas wilayah mana yang bakal mengalami puncak musim kemarau pada September 2026?
• Daftar Wilayah di Kalbar Berpotensi Hujan Sedang-Lebat Besok 28 Agustus 2026
1. Kepulauan Bangka Belitung
2. Sebagian besar Sumatera Selatan
3. Lampung
4. Sebagian kecil Jawa
5. Sebagian besar Nusa Tenggara Timur
6. Kalimantan bagian selatan
7. Sebagian besar Sulawesi
8. Sebagian besar Maluku Utara
9. Sebagian wilayah Maluku
10. Papua Pegunungan bagian tengah
• Cuaca Indonesia Besok 27 Agustus 2026! Hujan Lebat Guyur Sumatra Hingga Papua
Berikut prakiraan cuaca Kalbar Jumat 28 Agustus 2026 di 38 Provinsi:
Aceh: Hujan sedang, suhu 24–32°C, kelembapan 70–95 persen
Sumatera Utara: Hujan lebat, suhu 23–31°C, kelembapan 75–95 persen
Sumatera Barat: Berawan-hujan, suhu 23–31°C, kelembapan 70–90 persen
Riau: Hujan ringan, suhu 24–32°C, kelembapan 65–90 persen
Kepulauan Riau: Berawan, suhu 25–32°C, kelembapan 70–85 persen
Jambi: Hujan sedang, suhu 24–33°C, kelembapan 70–90 persen
Sumatera Selatan: Hujan lebat, suhu 24–32°C, kelembapan 75–95 persen
Bengkulu: Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 70–90 persen
Lampung: Hujan lebat, suhu 25–33°C, kelembapan 75–95 persen
Banten: Berawan-hujan, suhu 25–32°C, kelembapan 70–90 persen
DKI Jakarta: Berawan, suhu 26–33°C, kelembapan 65–85 persen
Jawa Barat: Hujan ringan, suhu 23–31°C, kelembapan 70–90 persen
Jawa Tengah: Berawan, suhu 24–32°C, kelembapan 65–85 persen
DI Yogyakarta: Cerah-berawan, suhu 24–32°C, kelembapan 60–85 persen
Jawa Timur: Angin kencang, suhu 25–34°C, kelembapan 65–85 persen
Bali: Cerah-berawan, suhu 25–32°C, kelembapan 65–85 persen
NTB: Berawan, suhu 24–33°C, kelembapan 65–85 persen
NTT: Angin kencang, suhu 24–34°C, kelembapan 60–85 persen
Kalimantan Barat: Angin kencang, suhu 25–33°C, kelembapan 70–90 persen
Kalimantan Tengah: Berawan, suhu 25–33°C, kelembapan 70–90 persen
Kalimantan Selatan: Cerah-berawan, suhu 25–33°C, kelembapan 65–85 persen
Kalimantan Timur: Berawan, suhu 25–33°C, kelembapan 70–90 persen
Kalimantan Utara: Hujan sedang, suhu 24–32°C, kelembapan 75–95 persen
Sulawesi Utara: Angin kencang, suhu 24–32°C, kelembapan 70–90 persen
Sulawesi Tengah: Berawan, suhu 24–32°C, kelembapan 70–90 persen
Sulawesi Selatan: Angin kencang, suhu 25–33°C, kelembapan 70–90 persen
Sulawesi Tenggara: Berawan, suhu 25–33°C, kelembapan 70–90 persen
Gorontalo: Berawan, suhu 24–32°C, kelembapan 70–90 persen
Sulawesi Barat: Cerah-berawan, suhu 24–32°C, kelembapan 65–85 persen
Maluku: Angin kencang, suhu 25–32°C, kelembapan 70–90 persen
Maluku Utara: Angin kencang, suhu 25–32°C, kelembapan 70–90 persen
Papua: Hujan sedang, suhu 23–31°C, kelembapan 75–95 persen
Papua Tengah: Hujan lebat, suhu 23–31°C, kelembapan 75–95 persen
Papua Selatan: Hujan lebat, suhu 23–31°C, kelembapan 75–95 persen
• BMKG Kalbar Ingatkan Karhutla, Cuaca Kering Masih Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan
Berikut doa yang biasa diamalkan umat Islam ketika menghadapi musim kemarau panjang dan memohon turunnya hujan, dikenal sebagai Doa Istisqa (Shalat Istisqa):
اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا، مَرِيئًا مَرِيعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ
Allahumma asqinaa ghaythan mughīthan, marī’an marī‘an, nāfi‘an ghayra dhārrin, ‘ājilan ghayra ājilin.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menyelamatkan, menyenangkan, menyuburkan, bermanfaat dan tidak membahayakan, segera dan tidak ditunda.”
(*)