Bupati Mamuju Serahkan Sertifikat Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat ke Kemensos
Mochamad Dipa Anggara August 27, 2026 09:17 AM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, memastikan kesiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dengan menyerahkan sertifikat lahan kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras kepada Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Penyerahan sertifikat menjadi tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah setelah sebelumnya melaporkan proses penyiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat kepada Kemensos pada Juli 2026.

Lahan yang sebelumnya dinilai kurang layak kemudian dipindahkan ke Desa Mamahe, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 8,85 hektare dan saat ini masih berupa lahan pertanian.

“Pak Bupati Mamuju Tengah menyerahkan sertifikat lahan, luasnya 8 hektare yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah,” ujar Agus Jabo.

Dengan terbitnya sertifikat tersebut, Agus Jabo berharap Mamuju Tengah dapat masuk dalam pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3 yang ditargetkan berlangsung tahun ini.

“Kami berharap di tahun ini Mamuju Tengah bisa mengikuti pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3, supaya anak-anak kita yang ada di Mamuju Tengah, khususnya anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, bisa secepatnya mendapatkan pendidikan yang layak,” katanya.

Menurut Agus Jabo, Sekolah Rakyat merupakan salah satu program pemerintah untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.

Pendidikan, kata dia, menjadi instrumen penting untuk membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar dapat meningkatkan kualitas hidup.

“Seperti yang diharapkan Bapak Presiden, Sekolah Rakyat ini diharapkan bisa memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan. Kita siapkan, kita gotong royong supaya kemiskinan bisa segera diatasi dan kita bisa menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.

Agus Jabo mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap pendidikan sebagai salah satu jalan keluar dari persoalan kemiskinan.

Karena itu, Sekolah Rakyat dikembangkan hingga jenjang pendidikan dasar agar intervensi terhadap anak-anak dari keluarga miskin dapat dilakukan sejak dini.

Kemensos juga terus memperluas kapasitas Sekolah Rakyat untuk menjangkau lebih banyak anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Saat ini kapasitas Sekolah Rakyat sekitar 43.000 siswa. Pemerintah juga meningkatkan kapasitas dari sebelumnya sekitar 1.000 siswa menjadi hingga 2.500 siswa per sekolah.

Sertifikat terbit 19 Agustus 2026

Sementara itu, Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras mengatakan sertifikat lahan calon lokasi Sekolah Rakyat tersebut baru terbit pada 19 Agustus 2026.

Karena itu, pihaknya langsung menyerahkan dokumen tersebut kepada Kemensos sebagai bagian dari tindak lanjut penyiapan lahan.

“Terakhir proses sertifikatnya di tanggal 19 Agustus kemarin baru terbit, jadi sekarang kami bawa,” ujar Arsal.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memenuhi seluruh persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat.

Penyerahan sertifikat menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan lahan.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi dan proses verifikasi selesai, pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah diharapkan dapat segera direalisasikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.