Kronologi Rumah Keluarga Aktivis AMPB Diduga Diteror OTK hingga Kaca Bolong, Polisi Turun Cek Lokasi
Tegar Melani August 27, 2026 09:42 AM

- Rumah keluarga aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diduga menjadi sasaran teror orang tidak dikenal (OTK).

Rumah tersebut diduga ditembak hingga membuat kaca pada pintu berlubang dan retak.

Peristiwa itu diketahui oleh Sri Suryati, ibu penghuni rumah, pada Selasa (25/8/2026).

Saat itu, Sri sedang menyapu rumah sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia kemudian melihat kaca pintu rumah anaknya dalam kondisi rusak.

Sri juga menemukan empat butir gotri di sekitar lokasi.

Gotri tersebut diduga merupakan peluru yang digunakan dalam penembakan.

Kerusakan pada rumah diduga terjadi sebelum Sri mengetahuinya pada Selasa (25/8/2026).

Namun, belum diketahui secara pasti kapan penembakan tersebut terjadi.

Dugaan teror itu kemudian dikaitkan dengan aktivitas suami penghuni rumah yang merupakan aktivis AMPB berinisial Y.

Hingga Rabu (26/8/2026), bekas kerusakan masih terlihat pada kaca pintu rumah.

Kondisi tersebut juga menarik perhatian warga yang melintas di sekitar lokasi.

Meski menemukan kerusakan dan empat butir gotri, Sri belum membuat laporan resmi kepada polisi.

Kapolsek Trangkil, AKP Suntoro, mengatakan polisi sudah mengetahui kejadian tersebut.

Polisi juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

"Belum ada laporan resmi, baru kami lakukan cek ke lokasi," ujar AKP Suntoro.

Selain polisi, Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa juga telah mendatangi rumah tersebut.

"Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa menyambangi dan monitoring kejadian tersebut," ujar AKP Suntoro.

Petugas juga menyampaikan kepada pihak keluarga agar membuat laporan jika merasa dirugikan.

"Apabila korban mengalami kerugian dan ingin melaporkan peristiwa tersebut dipersilakan," ujar AKP Suntoro.

Hingga Rabu (26/8/2026), belum ada laporan resmi dari pihak keluarga terkait dugaan teror tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.