SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Kabar baik datang di tengah kemarau yang masih melanda Sumatera Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan pada Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG Sumsel, hujan ringan berpeluang terjadi pada siang hingga sore hari di lima wilayah, yakni Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Muara Enim bagian selatan, Lahat, Empat Lawang dan Musi Rawas.
Hujan diprediksi bersifat ringan dan terjadi secara lokal, terutama di wilayah dataran tinggi Sumsel.
Sementara itu, secara umum cuaca Sumsel pada pagi hari diprakirakan cerah berawan. Potensi hujan belum terlihat pada pagi hari di sebagian besar wilayah.
Pada malam hari, cuaca kembali diprediksi cerah berawan tanpa potensi hujan signifikan. Sedangkan dini hari, sejumlah wilayah kembali berpotensi mengalami kabut asap.
Wilayah yang berpotensi diselimuti kabut asap meliputi OKI, Ogan Ilir, Muara Enim, Prabumulih, PALI, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Palembang.
Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah kemarau yang masih berlangsung. BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Suhu udara di wilayah dataran rendah Sumsel, termasuk Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan OKI, diprakirakan berada pada kisaran 23-35 derajat Celsius.
Sementara wilayah dataran tinggi seperti Pagaralam, Empat Lawang, Lubuklinggau, Lahat dan OKU Selatan diprediksi memiliki suhu lebih sejuk, yakni sekitar 18-33 derajat Celsius.
Angin diprakirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan sekitar 5-30 kilometer per jam.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi lahan yang mudah terbakar selama musim kemarau. Secara umum, musim kemarau di Sumsel diprediksi masih berlangsung hingga Oktober.
Di tengah kondisi tersebut, hujan ringan yang berpotensi turun di lima wilayah Sumsel diharapkan dapat memberikan sedikit kelembapan di sejumlah kawasan, meski belum menjadi tanda berakhirnya musim kemarau.