TRIBUNSTYLE.COM - Situasi lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto, Jakarta, mengalami perubahan menjelang aksi demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026).
Aparat kepolisian melakukan penyekatan dan penutupan arus kendaraan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan serta menjaga keamanan di sekitar lokasi aksi.
Penutupan Jalan Gatot Subroto diberlakukan mulai dari depan Mal Senayan Park hingga tepat di kawasan depan Gedung DPR RI, seperti dikutip TribunStyle.com pada YouTube Kompas.com.
Rekayasa lalu lintas tersebut membuat kendaraan yang biasanya melintas di depan Gedung DPR RI harus menggunakan jalur alternatif.
Penyekatan dilakukan terhadap arus kendaraan dari dua arah.
Kendaraan yang datang dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) maupun dari arah Semanggi sama-sama tidak dapat melintas langsung menuju depan Gedung DPR RI.
Kondisi ini membuat pengendara perlu memperhatikan rambu serta arahan petugas di lapangan agar tidak terjebak dalam kepadatan lalu lintas.
Bagi masyarakat yang memiliki agenda di kawasan Senayan, Slipi, maupun sekitar Gedung DPR RI, sebaiknya mempertimbangkan rute lain sebelum melakukan perjalanan.
Baca juga: Botok Koordinator AMPB Pati Tiba di Gedung DPR Jakarta, Disambut Sorak Massa dan Dikawal Ojol
Salah satu rekayasa yang diterapkan adalah pengalihan kendaraan dari Jalan Gatot Subroto yang hendak menuju Jalan Letjen S Parman.
Arus kendaraan tersebut dialihkan untuk berbelok kiri melalui Jalan Gerbang Pemuda.
Pengendara diimbau mengikuti jalur yang telah diarahkan petugas dan tidak memaksakan diri untuk melewati kawasan yang telah ditutup.
Pengalihan arus ini juga berpotensi membuat volume kendaraan meningkat di sejumlah ruas jalan alternatif.
Karena itu, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi demonstrasi disarankan menghindari kawasan tersebut untuk sementara waktu.
Sementara itu, kendaraan roda dua maupun roda empat yang datang dari arah GBK juga terdampak penutupan.
Pengendara dari arah tersebut diimbau melakukan putar balik dan menggunakan jalur alternatif melalui kawasan Patal Senayan atau Jalan Gelora.
Penggunaan jalur alternatif diharapkan dapat membantu pengendara tetap melanjutkan perjalanan tanpa harus mendekati titik penyekatan di depan Gedung DPR RI.
Masyarakat juga perlu memperhitungkan waktu perjalanan karena pengalihan arus dapat menyebabkan kepadatan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur alternatif.
Dengan adanya penutupan dan penyekatan tersebut, masyarakat yang hendak bepergian melalui Jalan Gatot Subroto diimbau merencanakan perjalanan sejak awal.
Pengendara dapat memilih jalur alternatif sesuai tujuan untuk menghindari antrean kendaraan maupun penumpukan arus di sekitar lokasi demonstrasi.
Bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan Gedung DPR RI, sebaiknya menghindari ruas Jalan Gatot Subroto yang terdampak penutupan.
Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas kepolisian di lapangan serta memperhatikan perkembangan rekayasa lalu lintas selama aksi demonstrasi berlangsung.
Penutupan jalan ini dapat berubah mengikuti situasi dan kondisi keamanan di lapangan.
Oleh karena itu, masyarakat yang akan melintas di kawasan Senayan dan sekitarnya disarankan menyiapkan rute alternatif dan memberikan waktu perjalanan lebih panjang dari biasanya.
Dengan mengetahui titik penyekatan sejak awal, pengendara diharapkan dapat menghindari kawasan terdampak dan tetap melakukan aktivitas tanpa terganggu kepadatan lalu lintas. (TribunStyle.com)