Menko Polkam Ungkap Ada Sejumlah Orang Ditahan Jelang Demo di DPR: Kita Tahu Pergerakan Mereka
Eri Ariyanto August 27, 2026 11:09 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Pengamanan aksi demonstrasi yang akan berlangsung di depan Gedung DPR RI diperketat. Aparat kepolisian bersama TNI menyiapkan langkah antisipasi untuk memastikan masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi dapat mengikuti aksi dengan tertib dan aman.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) mengatakan, langkah preventif telah dilakukan aparat sejak malam sebelum aksi berlangsung.

Sejumlah orang bahkan telah diperiksa dan untuk sementara ditahan oleh pihak berwenang.

"Sejak tadi malam itu dilakukan dan ada beberapa orang yang sudah kita periksa dan kita tahan untuk sementara," ujar Menko Polkam dikutip dari YouTube Kompas.com, Kamis (27/08/2026).

Menurutnya, pengamanan tidak hanya melibatkan jajaran kepolisian, tetapi juga Kodam serta masyarakat di Jakarta.

Sinergi tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan massa yang memiliki kepentingan menyampaikan aspirasi kepada DPR tidak terganggu oleh kelompok lain.

"Kita kawal supaya aspirasi ini tersalurkan dengan baik, diterima pula oleh anggota DPR dengan bagus," katanya.

Ia menegaskan, aparat ingin mencegah adanya kelompok lain yang masuk ke dalam aksi dengan tujuan mengaburkan atau bahkan menggagalkan aspirasi masyarakat.

"Kita ingin masyarakat yang punya hak untuk menyampaikan aspirasi ini kepada DPR kita lindungi, kita kawal supaya bulat masuk ke sana dan tidak ada yang mengganggu," ujarnya.

Antisipasi Kelompok Perusuh

Menko Polkam menyebut aparat juga memiliki pengalaman dalam menghadapi aksi yang sebelumnya berujung pada kericuhan.

Ia menyinggung kejadian tahun lalu ketika terjadi aksi pembakaran di depan Polda sebagai salah satu alasan aparat meningkatkan kewaspadaan.

"Kita punya pengalaman tahun lalu yang bakar-bakar di depan Polda, kan ada itu terus," katanya.

Menurut dia, kelompok yang berpotensi membuat kericuhan menjadi salah satu perhatian aparat dalam pengamanan aksi kali ini.

"Yang perusuh-perusuh seperti ini yang kita jaga dan kita tahu pergerakan mereka. Kita tahu di mana kami bisa menutupnya," ujar Menko Polkam.

Ia berharap langkah tersebut dapat mencegah terjadinya gangguan sehingga masyarakat yang benar-benar ingin menyampaikan aspirasi dapat menjalankan haknya dengan aman.

CALON MENKO- Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago digadang sebagai calon Menko Polkam pengganti Budi Gunawan.
MENKO POLKAM- Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago . (Facebook Djamari Chaniago)

Massa Mulai Berdatangan

Mengenai jumlah peserta aksi, Menko Polkam belum menyebutkan angka pasti. Ia mengatakan massa telah mulai berdatangan sejak pagi.

"Pak, bisa menentukan berapa angka itu ya, tapi berdasarkan perhitungan memang sudah ada yang datang tadi pagi dari arah timur," ujarnya.

Untuk jumlah massa secara lebih rinci, ia meminta informasi tersebut dikonfirmasi kepada Kapolda.

Menko Polkam memastikan aparat akan mengatur pergerakan massa agar aksi berlangsung tertib.

"Hal itu yang akan kita laksanakan sehingga kita bisa melihat masyarakat kita sebagian juga sudah ada yang sudah datang di sini dan kami mengatur semuanya supaya bisa berjalan dengan tertib," katanya.

Ia juga menegaskan tidak ingin aksi masyarakat dicampuri kepentingan kelompok lain yang berpotensi mengganggu jalannya penyampaian aspirasi.

"Yang punya hak untuk menyampaikan aspirasinya ke DPR bisa kita kawal, tidak dicampuri dengan yang lain-lain," ujarnya.

Menurutnya, pengamanan bukan dimaksudkan untuk menghalangi masyarakat menyampaikan pendapat, melainkan memastikan aspirasi tersebut dapat diterima oleh anggota DPR.

Ia berharap aspirasi yang disampaikan massa nantinya dapat ditindaklanjuti dan mendapatkan tanggapan dari DPR.

"Setelah diterima, mudah-mudahan ada yang diterima oleh DPR bisa ditindaklanjuti dan ditanggapi oleh anggota DPR keinginan dan aspirasi masyarakat kita," katanya.

(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.