3 Maskapai Budget Korea Merger di Bawah Jin Air Tahun 2027
GH News August 27, 2026 12:08 PM
Seoul -

Traveler yang mau liburan ke Korea Selatan tahun depan harus tahu ini. Ada 3 maskapai budget di Korea Selatan yang merger jadi satu.

Jin Air, Air Busan, dan Air Seoul sepakat untuk merger di bawah mereka Jin Air, Jumat (21/8/2026). Tiga maskapai ini akan resmi beroperasi gabungan pada 17 Maret 2027.

Merger ini merupakan bagian dari perubahan besar yang sedang terjadi dalam industri penerbangan Korea Selatan.

melaporkan bahwa dua maskapai layanan penuh (full-service carrier), Korean Air dan Asiana Airlines, juga berencana untuk bergabung pada bulan Desember 2026.

Korean Air memiliki Jin Air sebagai anak perusahaan sementara Asiana Airlines memiliki Air Busan dan Air Seoul. Artinya anak perusahaan berbiaya hemat milik keduanya pun turut bergabung.

Menurut entitas baru Jin Air diperkirakan akan memiliki armada sebanyak 58 pesawat. Jumlah ini menjadikannya lebih besar dibandingkan pesaing utamanya di segmen penerbangan hemat, yaitu Jeju Air (45 pesawat) dan T'way Air (47 pesawat).

Merger ini juga menggabungkan kekuatan masing-masing maskapai di berbagai wilayah Korea Selatan. Jin Air melayani 47 rute internasional dan 14 rute domestik, dengan pusat operasi utama di Bandara Incheon Seoul.

Air Seoul mengoperasikan 10 layanan penerbangan internasional dari Bandara Incheon Seoul. Sementara Air Busan memiliki kekuatan di wilayah selatan negara tersebut, dengan melayani 39 rute yang berpusat di Bandara Gimhae Busan.

Entitas baru Jin Air akan menawarkan konektivitas penerbangan yang lebih baik bagi para penumpang antara Seoul, Busan, dan berbagai destinasi internasional populer di seluruh Asia.

menyebutkan bahwa terminal bandara telah disiapkan untuk langkah ini, di mana ketiga maskapai tersebut kini beroperasi dari Terminal 2 di Bandara Incheon Seoul.

Armada yang lebih besar juga memberikan fleksibilitas lebih tinggi dalam pengaturan jadwal penerbangan. Beroperasinya 58 pesawat di bawah satu sistem, maskapai dapat menyesuaikan rute berdasarkan permintaan perjalanan serta menangani penundaan penerbangan atau masalah teknis dengan lebih cepat.

Jin Air sedang melakukan peningkatan simulator penerbangan serta standardisasi panduan operasional bagi pilot, awak kabin, dan staf pemeliharaan dengan biaya sebesar Won 22 miliar.

Ketiga maskapai tersebut telah menjalankan program pelatihan bersama untuk membangun tim yang solid sebelum mendapatkan sertifikat keselamatan penerbangan tunggal dari otoritas penerbangan Korea Selatan.

Penggabungan ketiga maskapai ini akan membantu menekan biaya operasional, namun juga menghilangkan persaingan di rute-rute tempat Jin Air, Air Busan, dan Air Seoul sebelumnya saling bersaing. Kekhawatiran muncul karena harga tiket di rute-rute tersebut berpotensi naik.

Kendati demikian, pasar maskapai berbiaya hemat di Korea Selatan akan tetap sangat kompetitif.

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.