TRIBUNNEWSMAKER.COM – Aktivitas olahraga yang dilakukan untuk menjaga kebugaran ternyata bisa berkembang menjadi peluang penghasilan. Hal itu pula yang dirasakan Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan yang mengaku semakin ketagihan menjalani aktivitas sebagai instruktur Zumba.
Bagi Denada, menjadi instruktur Zumba bukan hanya tentang mengajak orang bergerak mengikuti irama musik. Aktivitas tersebut juga memberikan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan dari sesuatu yang disukainya.
Kombinasi antara hobi, aktivitas fisik, dan peluang menghasilkan uang membuat Denada semakin menikmati profesinya sebagai instruktur Zumba.
Ketertarikannya terhadap Zumba juga terlihat dari berbagai persiapan yang dilakukan sebelum mengajar. Denada bahkan mengaku harus membawa tiga tas ketika menjalani aktivitas tersebut.
“Sebenarnya banyak banget. Ini tuh cuma satu tas dari tiga tas yang biasanya aku bawa,” ujar Denada dikutip dari YouTube Intens, Kamis (27/08/2026).
Salah satu tas yang dibawanya berisi perlengkapan untuk mendukung kegiatan olahraga, mulai dari karet olahraga hingga berbagai kebutuhan lainnya.
Karet tersebut biasanya digunakan Denanda untuk melakukan warm up atau pemanasan sebelum kelas Zumba dimulai.
“Aku bawa ini karetnya tuh aku ada juga di sini. Ini biasanya karetnya aku selalu bawa. Ini karet olahraganya ya. Biasanya aku pakai di warm up sebelum kelas Zumba,” katanya.
Namun, menjadi instruktur Zumba bagi Denada ternyata tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan mengikuti gerakan dan musik.
Ia juga harus mempersiapkan berbagai perlengkapan teknis karena musik menjadi salah satu bagian penting dalam kelas yang dipandunya.
Denada mengungkap salah satu barang yang selalu ada dalam tasnya adalah laptop beserta perlengkapan pendukung seperti kabel dan colokan.
Laptop tersebut digunakan untuk memutar musik selama kelas Zumba berlangsung. Karena itu, ia harus memastikan perangkat tersebut tetap memiliki daya.
“Sudah gitu juga pasti selalu ada ini colokan-colokan yang harus dibawa karena kan aku player-nya pakai laptop,” ungkap Denanda.
Menurutnya, keberadaan laptop sangat penting untuk menjaga kelas tetap berjalan sesuai rencana.
“Supaya laptopnya juga enggak mati karena kan laptopnya tuh penting banget. Kalau mati nanti musiknya dari mana,” lanjutnya.
Selain kebutuhan teknis, Denanda juga harus mempersiapkan perlengkapan untuk menjaga dirinya tetap nyaman selama mengajar.
Hal itu tidak lepas dari kelas Zumba yang menurutnya cukup sering dilakukan di luar ruangan.
Denanda mengaku selalu membawa sunscreen di dalam tasnya. Produk tersebut menjadi salah satu perlengkapan yang tidak boleh tertinggal, terutama ketika dirinya mengajar di luar ruangan.
Ia memilih sunscreen berbentuk semprot karena lebih praktis digunakan.
“Enggak. Kalau dalam ruangan enggak. Tapi kan kita kelas Zumba kan kebanyakan kita di luar ruangan dan aku selalu bawa yang modelnya semprot seperti gini karena gampang... lebih tidak ngerusak make up,” jelas Denanda.
Perlindungan dari sinar matahari juga dilengkapi dengan sunblock untuk tubuh.
“Ini pouch-nya isinya juga macam-macam banget. Ada ini lagi. Ini biasanya aku pakai buat badan juga. Ini sunblock juga,” katanya.
Denanda juga membawa topi yang digunakan ketika kelas berlangsung secara outdoor.
“Pakai topi juga. Kalau misalnya pas lagi kita outdoor itu mesti ada topinya,” ujarnya.
Selain itu, terdapat tisu basah dan pelindung lengan yang juga menjadi bagian dari perlengkapannya.
Denanda menjelaskan pelindung lengan tersebut digunakan agar sinar matahari tidak langsung mengenai kulit.
“Ini yang lainnya ada tisu-tisu basah. Kalau ini tuh aku selalu bawa ini... sarung yang biasa dipakai di lengan ya supaya sinar matahari itu enggak langsung banget ke kulit,” tuturnya.
Berbagai perlengkapan tersebut menjadi gambaran bagaimana Denanda menjalani aktivitasnya sebagai instruktur Zumba.
Di balik kelas yang terlihat menyenangkan dan penuh energi, ada persiapan yang cukup banyak. Mulai dari perlengkapan olahraga, perangkat untuk memutar musik, hingga perlindungan dari paparan sinar matahari.
Bagi Denanda, semua persiapan tersebut seolah terbayar karena aktivitas yang dijalaninya tidak hanya membuat tubuh tetap aktif, tetapi juga memberikan peluang untuk mendapatkan penghasilan.
Itulah yang membuat Zumba memiliki daya tarik tersendiri bagi Denanda. Dari aktivitas yang awalnya lekat dengan olahraga dan kesenangan, ia bisa menjadikannya sebagai kegiatan yang sekaligus memberikan pemasukan.
Tak heran jika Denanda mengaku ketagihan menjadi instruktur Zumba. Ia bisa menjalankan aktivitas yang disukai sekaligus mendapatkan keuntungan dari pekerjaan tersebut.
(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)