Gunung Anak Krakatau  Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 400 Meter
taryono August 27, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Kamis (27/8/2026) dini hari.

Baca juga: Berkas Arinal Djunaidi Belum Dilimpahkan ke Pengadilan, Kejati: Masih Ada Waktu Penahanan

Erupsi terjadi pada pukul 00.25 WIB. Kolom abu vulkanik teramati mencapai ketinggian sekitar 400 meter di atas puncak Gunung Anak Krakatau atau sekitar 557 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, kolom abu yang keluar saat erupsi teramati berwarna kelabu hingga hitam.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut,” kata Suwarno, Kamis (27/8/2026).

Erupsi tersebut juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 55 milimeter dan berlangsung selama 32 detik.

Suwarno menegaskan, aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III atau Siaga.

Dengan status tersebut, masyarakat, wisatawan, dan nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau diminta meningkatkan kewaspadaan.

Mereka juga diimbau untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau serta tidak melakukan aktivitas di dalam radius yang telah ditetapkan oleh otoritas vulkanologi.

Masyarakat diminta terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi dari pihak berwenang.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya yang dapat terjadi seiring masih berlangsungnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.