TRIBUNNEWS.COM - Piala AFF 2026 telah berakhir dengan Vietnam keluar sebagai juara pada Rabu (26/8/2026) malam.
Selain membawa perubahan di peta persaingan Asia Tenggara, hasil turnamen juga berdampak pada perhitungan poin dan proyeksi ranking FIFA sejumlah negara ASEAN.
Vietnam menjadi salah satu tim yang mendapat kabar terbaik dengan mendapat tambahan poin dan peningkatan posisi.
Sebaliknya, Thailand harus kehilangan poin pada laga-laga terakhir, meski tetap berada di atas Vietnam dalam ranking dunia.
Sementara itu, Timnas Indonesia tidak mengalami perubahan posisi dan tetap bertahan di peringkat 118 dunia.
Baca juga: Vietnam Pertahankan Takhta Piala AFF, Nguyen Quang Hai Ukir Rekor Bersejarah 3 Kali Angkat Trofi
Vietnam menutup turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Thailand pada leg kedua final di My Dinh Stadium, Rabu (26/8/2026).
Hasil tersebut memastikan Vietnam menjadi juara dengan kemenangan agregat 4-2 setelah sebelumnya menang 2-0 pada leg pertama.
Keberhasilan mempertahankan gelar Piala AFF 2026 memberi keuntungan tambahan bagi Vietnam.
Berdasarkan perhitungan sementara seperti dicatatkan Football Ranking, tim asuhan Kim Sang-sik diproyeksikan naik satu tingkat dari peringkat 99 ke posisi 98 dunia.
Sebelum laga final kedua, Vietnam telah mendapat tambahan sekitar 9,74 poin dan mengumpulkan total 1.236,94 poin. Hasil imbang melawan Thailand kemudian diperkirakan menambah sekitar 0,11 poin.
Tambahan tersebut belum cukup untuk melewati Guatemala yang berada tepat di atas mereka. Namun, Vietnam tetap diproyeksikan naik satu posisi ke peringkat 98 dunia.
Gelar Piala AFF pun menjadi dua keuntungan sekaligus bagi Vietnam. Selain sukses mempertahankan trofi yang didapat pada 2024, The Golden Star Warriors juga berpeluang memperbaiki posisi dalam ranking FIFA.
Thailand mengalami situasi yang berbeda. Tim Gajah Perang sempat tampil sangat baik pada awal Piala AFF 2026 dan mencatat lima kemenangan beruntun.
Rangkaian hasil tersebut membuat Thailand sempat mengumpulkan sekitar 1.258,34 poin dan bahkan diproyeksikan naik hingga peringkat 90 dunia.
Posisi tersebut menjadi pencapaian penting karena merupakan ranking terbaik Thailand dalam waktu yang cukup lama.
Namun, hasil tiga pertandingan terakhir justru menggerus poin yang telah dikumpulkan. Kekalahan 1-2 dari Singapura membuat Thailand kehilangan sekitar 3,40 poin.
Setelah itu, kekalahan 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final diperkirakan kembali mengurangi sekitar 2,60 poin.
Thailand kemudian bermain imbang 2-2 pada leg kedua di My Dinh, tetapi tetap kehilangan sekitar 0,11 poin karena memasuki pertandingan dengan posisi ranking lebih tinggi daripada Vietnam.
Total, Thailand diperkirakan kehilangan sekitar 6,1 poin dalam tiga pertandingan terakhir Piala AFF 2026.
Koleksi poin mereka diproyeksikan menjadi sekitar 1.252,2 dan berpotensi menempatkan Thailand di peringkat 93 dunia.
Meski turun dari proyeksi posisi tertingginya selama turnamen, Thailand masih diperkirakan berada satu tingkat lebih baik dibandingkan ranking sebelum Piala AFF 2026 dimulai dengan tambahan +1,46 poin.
Baca juga: Vietnam Juara Piala AFF 2026, Nguyen Hoang Duc Sebut Penalti Gagal Thailand Jadi Durian Runtuh
Timnas Indonesia tidak mendapatkan perubahan posisi setelah perjalanan di Piala AFF 2026 berakhir pada fase grup. Skuad Garuda tetap bertahan di peringkat 118 dunia.
Tim asuhan John Herdman memang mengalami pengurangan sekitar 0,09 poin dari empat pertandingan yang dijalani. Namun, pengurangan tersebut belum cukup untuk membuat Indonesia turun peringkat.
Posisi Indonesia juga masih jauh di atas sejumlah negara ASEAN lain seperti Malaysia yang diproyeksikan tetap berada di peringkat 136 dunia.
Sementara itu, Singapura justru mendapat kenaikan dua tingkat. Hasil mereka di Piala AFF 2026 yang menembus semifinal dan sempat mengalahkan Thailand, membuat Singapura diproyeksikan naik dari posisi 148 ke peringkat 146 dunia.
Dengan demikian, peta ranking FIFA negara-negara ASEAN setelah Piala AFF 2026 mengalami perubahan yang cukup menarik.
Vietnam menjadi pihak yang paling diuntungkan di antara tiga negara besar Asia Tenggara, sementara Thailand harus membayar mahal hasil kurang maksimal pada akhir turnamen.
Indonesia memang belum mendapat tambahan posisi, tetapi setidaknya berhasil mempertahankan ranking 118 dunia.
Peluang untuk kembali memperbaiki posisi akan terbuka pada agenda berikutnya, termasuk FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 4 Oktober 2026.
Perlu dicatat, seluruh angka poin dan posisi tersebut masih berupa perhitungan atau proyeksi sementara. Ranking resmi tetap menunggu pembaruan berikutnya dari FIFA.
| Negara | Posisi/Perubahan |
|---|---|
| Thailand | Berpotensi peringkat 93, kehilangan sekitar 6,1 poin pada tiga laga terakhir |
| Vietnam | Naik 1 tingkat ke peringkat 98 |
| Indonesia | Tetap peringkat 118 |
| Malaysia | Tetap peringkat 136 |
| Singapura | Naik 2 tingkat, dari 148 ke 146 |
Per Kamis, 27 Agustus 2026 WIB
93. Thailand: 1.252,33 poin
98. Vietnam: 1.236,94 poin
118. Timnas Indonesia: 1.157,05 poin
134. Filipina: 1.087,05 poin
135. Malaysia: 1.095,20 poin
146. Singapura: 1.064,30 poin
158. Myanmar: 1.010,68 poin
175. Kamboja: 919,91 poin
185. Laos: 857,73 poin
194. Brunei Darussalam: 857,73 poin
201. Timor Leste: 825,47 poin
(Tribunnews.com/Tio)