TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah pendemo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) duduk di balkon ruang rapat paripurna di Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2016).
Aktivis AMPB Supriyono alias Botok dan sejumlah pendemo masuk ke ruang rapat paripurna sekitar pukul 10.00 WIB setelah diterima DPR dan dipersilahkan mengikuti rapat paripurna.
Diketahui, saat ini DPR RI menggelar Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 pagi ini.
Agenda rapat salah satunya terkait laporan perkembangan RUU Perampasan Aset ini dihadiri 226 anggota dewan.
Namun imbas dari aksi demo di depan gedung DPR RI, 2 narasumber r terkait RUU Perampasan Aset batal hadir saat hendak rapat di Gedung DPR.
Ini seperti diungkapkan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman.
Kata dia, kedua narasumber itu khawatir dengan demo yang terjadi di depan Gedung DPR. Padahal, kata Habiburokhman, tidak akan terjadi apa-apa.
"Kita sudah membahas draf ya, dan dalam merumuskan draf tersebut kita sudah memanggil 50 orang narasumber.
Baca juga: 2 Aturan Baru BGN Soal MBG - ASN SPPG Masuk Jam 2 Pagi, Guru Wajib Cicipi Menu MBG
Baca juga: Asap Masih Mengepul di Lokasi Karhutla Desa Muntialo Tanjab Barat
Hari ini ada 2 narasumber lagi sebetulnya, tapi mereka berhalangan karena khawatir situasi keamanan, padahal insyaallah enggak apa-apa. Tapi akan kita lanjutkan terus," ujar Habiburokhman di rapat paripurna, Gedung DPR, Senayan, Jakarta
Habiburokhman menjelaskan, selain mengundang narsum untuk menyusun draf RUU Perampasan Aset, DPR juga melakukan kunjungan kerja ke 3 daerah.
Tidak hanya itu, para anggota Komisi III DPR juga dikerahkan ke daerah pemilihannya masing-masing demi menyerap aspirasi.
"Kami sudah melakukan kunjungan kerja ke tiga daerah, ya. Lalu kunjungan kerja masing-masing anggota Komisi III, 46 anggota Komisi III, ke masing-masing daerah pemilihan," imbuhnya. (*)
Sumber: Kompas
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Asap Masih Mengepul di Lokasi Karhutla Desa Muntialo Tanjab Barat
Baca juga: 2 Aturan Baru BGN Soal MBG - ASN SPPG Masuk Jam 2 Pagi, Guru Wajib Cicipi Menu MBG