TRIBUNBANTEN.COM - Keluarga Deddy Corbuzier tengah diliputi duka atas berpulangnya sang ibunda, Heniwaty.
Heniwaty meninggal dunia pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Di rumah duka, Deddy Corbuzier ditemani oleh sang putra, Azka Corbuzier.
Putri angkat Deddy Corbuzier, yaitu Nada Tarina Putri juga terlihat mendampingi di rumah duka.
Selain itu, kedua mantan istri Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa dan Kalina Ocktaranny juga ikut berduka atas kepergian Heniwaty.
Sebelum meninggal dunia, ibunda Deddy Corbuzier diketahui sempat beberapa kali jatuh sakit.
Heniwaty sempat mengalami kondisi kritis di tahun 2021.
Saat itu Deddy Corbuzier bahkan sempat memutuskan rehat sejenak dari media sosial dan siniarnya (podcast) untuk fokus merawat sang ibu.
Mengutip Kompas.com, saat itu Heniwaty harus dilarikan ke rumah sakit karena komplikasi kesehatan yang sangat serius.
Deddy sempat menyebutkan bahwa tim dokter memberikan peluang hidup yang sangat kecil bagi ibunya.
Namun, secara ajaib, kondisi beliau membaik setelah mendapatkan perawatan intensif, sebuah momen yang disebut Deddy sebagai "keajaiban".
Lalu pada tahun 2024, Heniwaty kembali jatuh sakit dan sempat dilarikan ke ICCU (Intensive Coronary Care Unit) karena mengalami serangan jantung.
Ia kemudian berhasil menjalani prosedur pemasangan stent atau ring jantung.
Setelah itu, kondisinya pulih dan bisa kembali bersama keluarga.
Kemudian pada tahun 2025, Heniwaty pernah mengalami kecelakaan di rumah akibat terjatuh saat malam hari.
Insiden ini mengakibatkan luka robek di kepala yang cukup dalam, retak pada tulang tengkorak, serta kebocoran pada pembuluh darah besar sehingga harus segera mendapatkan tindakan operasi.
Meskipun memiliki riwayat penyakit yang cukup panjang, Deddy Corbuzier selalu menekankan bahwa ibunya adalah sosok wanita yang kuat secara mental.
(*)