Kabar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Terbaru 2026: Luke Vickery Tolak Klub Inggris
Dedy Qurniawan August 27, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM - Kabar pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Luke Vickery, mengejutkan publik setelah dirinya memutuskan menolak tawaran klub kasta ketiga Inggris, Peterborough United.

Winger berbakat Macarthur FC ini lebih memilih bertahan di Australia dan saat ini sedang mempersiapkan diri untuk debut menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 bersama skuad Garuda.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh jurnalis asal Australia dari Talk Sport, James Dodd, melalui akun X pribadinya.

Peluang emas membela Peterborough United sejatinya bisa membantu karier Luke Vickery untuk melebarkan sayap di kompetisi Eropa.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan bagi Vickery untuk bisa bersaing hingga level tertinggi Liga Inggris, yaitu Premier League.

Namun, pemain yang saat ini berkompetisi di A-League tersebut memiliki pertimbangan dan pandangan yang berbeda terkait masa depannya.

James Dodd mengonfirmasi bahwa penyerang muda tersebut mantap menolak pinangan klub EFL League One tersebut pada bursa transfer musim panas ini.

"Pemain Macarthur, Luke Vickery, menolak tawaran pindah ke klub League One Inggris, Peterborough United, pada bursa transfer musim panas ini," tulis James Dodd di X.

Alasan utama di balik keputusan tersebut adalah karena Vickery merasa kemampuannya saat ini masih butuh dipoles sebelum berkompetisi di Inggris.

Meski berhasil tampil gemilang bersama Macarthur pada musim lalu, ia merasa masih memerlukan waktu untuk semakin mematangkan permainannya.

Pemain keturunan ini setidaknya membutuhkan waktu enam hingga 12 bulan ke depan untuk mengevaluasi kembali langkah kariernya di Australia.

"Ia menjalani musim yang cukup baik untuk Bulls musim lalu, tetapi merasa kondisinya belum tepat & lebih baik bertahan di A-League dan mengevaluasi ulang dalam waktu 6-12 bulan ke depan," ujar James Dodd.

Catatan performa Luke Vickery bersama Macarthur terbilang impresif dengan mengemas 31 penampilan, tujuh gol, serta tiga assist di seluruh kompetisi.

Pemain berusia 20 tahun tersebut saat ini juga masih terikat kontrak jangka panjang bersama Macarthur FC hingga tahun 2028.

Fokus utamanya kini tertuju pada agenda debut resminya bersama Timnas Indonesia yang dijadwalkan pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Luke Vickery sendiri telah resmi memegang paspor Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 16 Juli 2026 lalu bersama Mitchell Baker.

Berbeda dengan Baker yang sudah terlebih dahulu melakoni debut di Piala AFF 2026, Vickery baru diproyeksikan tampil pada September mendatang.

Luke Vickery diprediksi akan berseragam Timnas Indonesia untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar bertepatan dengan kalender resmi FIFA.

Kondisi ini membuat Macarthur dipastikan bakal melepas sang pemain untuk berjuang bersama skuad Garuda di turnamen perdana bentukan FIFA tersebut.

Dalam ajang tersebut, Timnas Indonesia tergabung di Divisi Pertama Grup A bersama rival serumpun Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Gelaran Divisi Pertama FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan dihelat langsung di Indonesia mulai 21 September hingga 3 Oktober 2026.

Kehadiran Luke Vickery dipastikan menjadi amunisi berharga untuk menambah daya dobrak dan memperkuat sektor sayap Timnas Indonesia.

Baca juga: Daftar Juara Piala AFF dari Tahun ke Tahun, Vietnam Dekati Koleksi Thailand, Timnas Indonesia Kapan?

Baca juga: Daftar Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Terbaru 2026 dari Termurah-Termahal Jelang FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia Segera TC untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Seperti diketahui, Piala AFF 2026 (ASEAN Championship 2026) telah resmi berakhir dengan mengukuhkan timnas Vietnam sebagai sang juara.

Usai tersingkir lebih awal dari fase grup ajang tersebut, timnas Indonesia kini langsung mengalihkan fokus dan mengabarkan bakal segera menggelar pemusatan latihan (TC) sebagai bentuk persiapan matang menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.

Kepastian agenda pemusatan latihan ini menjadi momentum penting bagi skuad Garuda untuk segera bangkit usai gelar juara AFF melayang ke tangan Vietnam.

Indonesia bertindak sebagai tuan rumah di ajang yang digelar 21 September hingga 3 Oktober 2026 ini.

Pasukan John Herdman tergabung di Premier Division grup A FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Bangladesh, Malaysia dan Singapura.

Dukungan Pemain Abroad dan Lokasi Pertandingan

Timnas Indonesia bakal menurunkan kekuatan penuh pada FIFA ASEAN Cup 2026.

Kabar baik buat skuad timnas Indonesia karena para pemain abroad Eropa bisa tampil lantaran ajang ini bertepatan dengan jendela FIFA Matchday.

Bahkan para pemain abroad tersebut sudah bisa datang ke Jakarta seminggu sebelum FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai.

Hal ini sebagaimana dibocorkan oleh Staf Khusus Kementerian Hukum Republik Indonesia, Noor Korompot dalam beberapa postingannya.

Menurutnya, timnas Indonesia akan berkumpul terlebih dulu untuk mengikuti pemusatan latihan (TC).

Para pemain abroad seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk dan Kevin Diks dilaporkan sudah bisa bergabung saat TC tersebut.

"Sesuai perkiraan, para pemain abroad (yang berkarier di luar negeri) akan mulai bergabung dengan pemusatan latihan di Jakarta sekitar sepekan sebelum laga perdana dimulai," tulis Noor Korompot melalui akun instagramnya.

"Lokasi Pertandingan: Seluruh laga Divisi Satu akan digelar terpusat di Indonesia, sehingga tim Garuda akan langsung bermain di hadapan pendukung sendiri," tambahnya.

Target Misi Pembalasan John Herdman

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ujian berikutnya yang harus dilalui John Herdman dan timnas Indonesia setelah gagal total di ASEAN Championship 2026.

Jakarta dan Bandung ditunjuk sebagai dua kota penyelenggara dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue.

Timnas Indonesia yang tergabung di grup A kemungkinan besar kebagian SUGBK sebagai kandang, sedangkan Si Jalak Harupat untuk venue grup B yang dihuni Thailand, Vietnam, Filipina dan Pakistan.

John Herdman pernah menyatakan bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai pembalasan kegagalan timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.

"Dan terkadang dewa sepak bola tidak memberi apa yang Anda inginkan," kata Herdman.

"Kita harus menunggu untuk trofi (AFF) pertama kita."

"Tetapi seperti apa yang saya bilang, kita punya September-Oktober mendatang di FIFA ASEAN Cup."

"Akan jadi kesempatan buat kita melangkah maju dan belajar dari kegagalan ini."

"Dan berusaha tahu cara menghadapi laga sulit dan wasit sulit, tentu jadi bagian pembelajaran juga," tambahnya. (bolasport/kompas.com/ Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.