Nadiem Makarim Titip Pesan di Tengah Aksi Demo: Aspirasi Harus Didengar, Hukum Tak Boleh Direkayasa
Dedhi Ajib Ramadhani August 27, 2026 03:42 PM

Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Nadiem Makarim, berharap aksi demonstrasi dapat berjalan damai dan tanpa kekerasan, Kamis (27/8).

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi.

Ia berharap tuntutan yang disampaikan para demonstran dapat didengar dan tidak diwarnai tindakan kekerasan.

Di tengah proses hukum yang sedang dihadapinya, Nadiem mengatakan dirinya juga tengah memperjuangkan keadilan.

Ia menegaskan perjuangannya bukan hanya untuk dirinya dan keluarga, tetapi juga untuk memperbaiki sistem penegakan hukum di Indonesia.

Nadiem berharap hukum tidak digunakan sebagai alat kekuasaan maupun tekanan, serta tidak dimanipulasi untuk mengkriminalisasi seseorang.

"Saya berdiri di sini juga berjuang untuk keadilan, bukan hanya untuk diri saya dan keluarga saya tapi juga berjuang untuk sistem penegakan hukum kita menjadi lebih baik," kata Nadiem.

"Kasus saya kan tidak terisolasi. Ada begitu banyak kasus kriminalisasi yang terjadi dan harapan saya dan pesan saya adalah hukum itu tidak boleh dijadikan alat kekuasaan. Hukum itu tidak bisa dijadikan alat tekanan. Dan hukum itu tidak bisa dimanipulasi atau direkayasa untuk mengkriminalisasi seseorang," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.