Stok Darah Sering Kosong, RSUD Datu Beru Takengon Kewalahan Penuhi Kebutuhan Pasien
Mawaddatul Husna August 27, 2026 04:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TRIBUNGAYO.COM, TAKENGON - Unit transfusi darah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh mengalami kekurangan stok darah karena minimnya pendonor aktif.

Admin Unit Transfusi Darah (UTD), RSUD Datu Beru Takengon, Jubaini mengatakan pihaknya mengalami kekurangan  stok darah untuk kebutuhan pasien yang terus meningkat di rumah sakit.

"Selama ini, kebutuhan darah rata-rata mencapai 9 hingga 11 kantong darah per hari dari semua golongan darah.

Sedangkan yang terpenuhi tidak menentu tergantung adanya yang mendonor darah," tambahnya.

Untuk per hari ini saja, stok darah di RSUD hanya memilik tiga kantong darah untuk golongan darah B dan 1 kantong untuk golongan O, sementara untuk golongan darah lainya tidak tersedia.

Pihak unit transfusi darah RSUD Datu Beru mengakui kesulitan dalam penyediaan stok darah yang terus meningkat seiring tingginya jumlah pasien yang membutuhkan.

Terlebih, pihak rumah sakit saat ini tidak bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan sudah sejak lama tidak mendapatkan dukungan donor darah dari PMI kabupaten setempat.

Untuk menutupi kekurangan selama ini, pihak rumah sakit terus melakukan sosialisasi dan mengikat kerjasama dengan berbagai pihak di daerah setempat, terutama dengan TNI, Polri, Kejaksaan dan berbagai unsur lainnya.

"Selama ini, stok darah yang tersedia adalah golongan darah O, A, dan B,  terutama golongan darah AB saat emergency sangat sulit, walaupun tidak selalu," ungkapnya.

Mencari Pendonor Relawan

Sementara untuk upaya khusus yang dilakukan pihaknya untuk pemenuhan kebutuhan darah pasien bila terjadi kekosongan stok pada Blood Bank.

Maka pihaknya harus mencari pendonor relawan ataupun keluarga pasien yang mau mendonorkan darahnya.

"Kendala yang dihadapi di lapangan selama ini ketika ada pasien darurat yang membutuhkan darah, kita tidak pernah memiliki stok darah di Blood Bank rumah sakit.

Karena itu kita mencari para relawan secara suka rela,ataupun meminta pihak keluarga mencarikan apabila ada kerabat memiliki golongan darah yang sama," sebutnya.

Sementara itu, apabila mengacu terhadap standar kebutuhan nasional, seharusnya unit transfusi darah di Rumah Sakit, stok darah harus dipenuhi setiap bulannya, setidaknya 2 persen dari jumlah penduduk setempat, berdasarkan standar World Health Organization (WHO).

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Tengah, mencatat pada per Semester I Tahun 2026, jumlah penduduk Kabupaten Aceh Tengah kini telah mencapai 238.741 jiwa yang tediri atas 120.480 jiwa laki-laki dan 118.261 jiwa perempuan. (*)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tengah 27 Agustus 2026 Potensi Hujan Ringan di Sejumlah Kecamatan

Baca juga: Update Harga Emas di Takengon Aceh Tengah: Masih Stabil, Cek Detailnya

Baca juga: Potret Haru Maulid Nabi di Aceh Tengah, Warga Gotong Royong Pikul Logistik Menyeberangi Sungai

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.