Penyebab Ibunda Deddy Corbuzier Meninggal Dunia Usia 89 tahun, Bertahun-tahun Berjuang Lawan Sakit
Moch Krisna August 27, 2026 06:01 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Ibunda Deddy Corbuzier, Heniwaty, meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) dalam usia 89 tahun.

Di balik duka kepergiannya, mendiang Heniwaty diketahui memiliki riwayat penyakit yang cukup panjang serta penurunan kondisi kesehatan akibat faktor usia.

Kabar duka tersebut disampaikan Deddy lewat unggahan di akun Instagram pribadinya pada pukul 17.09 WIB. 

Dalam unggahan itu, Deddy membagikan foto momen perpisahan terakhir bersama sang ibunda, lengkap dengan keterangan yang menggambarkan pertemuan terakhir keluarga untuk melepas kepergiannya.
  
"26.08.26. We again gather here for you the last time for you, mom. No regrets, just love," tulis Deddy dikutip pada Rabu (26/8/2026).

Baca juga: Ibunda Deddy Corbuzier Meninggal Dunia, Kolom Komentar Diserbu Doa dan Simpati Publik

MENINGGAL DUNIA -- Ibunda Deddy Corbuzier, Heniwaty, meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026). Berita duka disampaikan langsung oleh Deddy melalui lima slide foto di Instagram yang merekam suasana perpisahan terakhir keluarga.
MENINGGAL DUNIA -- Ibunda Deddy Corbuzier, Heniwaty, meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026). Berita duka disampaikan langsung oleh Deddy melalui lima slide foto di Instagram yang merekam suasana perpisahan terakhir keluarga. (Instagram/@mastercorbuzier)

Selama beberapa tahun terakhir, Deddy Corbuzier kerap membagikan informasi terkait kondisi kesehatan Heniwaty mengalami pasang surut akibat komplikasi medis serius.

 

Sempat Kritis di tahun 2021

Mengutip dari Grid.id, Ibunda Deddy sempat masuk masa kritis hingga dilarikan ke rumah sakit. Kala itu, tim medis memperkirakan peluang hidupnya sangat kecil. 

Namun, beliau bertahan setelah mendapat perawatan intensif.

Salah satu momen paling berat yang pernah dibagikan Deddy Corbuzier adalah saat ibundanya mengalami masa kritis pada pertengahan tahun 2021.

Saat itu Deddy Corbuzier bahkan sempat memutuskan rehat sejenak dari media sosial dan siniarnya (podcast) untuk fokus merawat sang ibu.

Deddy sempat menyebutkan bahwa tim dokter memberikan peluang hidup yang sangat kecil bagi ibunya.

Namun, secara ajaib, kondisi beliau membaik setelah mendapatkan perawatan intensif, sebuah momen yang disebut Deddy sebagai "keajaiban".

Baca juga: Saling Curhat Pasangan Baru, Deddy Corbuzier Sebut Sabrina Pernah Larang Dekati Seorang Wanita

 

Sakit Jantung dan Pemasangan Ring (2024)

Mengutip Kompas.com, Heniwaty sempat dilarikan ke ruang ICCU (Intensive Coronary Care Unit) akibat serangan jantung.

Kondisinya kembali stabil setelah menjalani operasi pemasangan stent (ring jantung).

Setelah itu, kondisinya pulih dan bisa kembali bersama keluarga.

 

Kecelakaan di Rumah

Heniwaty mengalami kecelakaan di rumah akibat terjatuh saat malam hari.

Insiden ini mengakibatkan luka robek di kepala yang cukup dalam, retak pada tulang tengkorak, serta kebocoran pada pembuluh darah besar sehingga harus segera mendapatkan tindakan operasi.

Meskipun memiliki riwayat penyakit yang cukup panjang, Deddy Corbuzier selalu menekankan bahwa ibunya adalah sosok wanita yang kuat secara mental

 

Perpisahan Tanpa Penyesalan

Kabar duka tersebut diunggah langsung oleh Deddy melalui akun Instagram pribadinya, @mastercorbuzier.

Dalam unggahan tersebut, Deddy bersama istrinya, Sabrina Chairunnisa, serta kedua anaknya, Azka Corbuzier dan Nada Tarina, tampak mengenakan pakaian serba hitam untuk mencium jenazah Heniwaty terakhir kalinya.

"26.08.26. We again gather here for you the last time for you, mom. No regrets, just love," tulis Deddy.

Baca juga: Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 Meninggal Dunia di Hari Ultah Usia 26 Tahun

Dua hari sebelum kepergiannya, keluarga sempat berkumpul bersama Heniwaty yang saat itu mengenakan baju merah bermotif bunga dan kacamata transparan berwarna kuning.

Momen tersebut menjadi kenangan manis terakhir sebelum sang ibunda berpulang.

Meski diselimuti rasa duka, Deddy mengaku tetap bisa tersenyum di samping jenazah ibunya karena tidak ada rasa penyesalan yang tersisa sebagai seorang anak.

"Saya tersenyum di hari Ibu saya pergi. Bukan karena tidak sedih... Menulis ini pun air mata menetes di wajah. Saya tersenyum melihatnya terakhir kali.. karena ketika saya mencari satu hal yang saya sesali sebagai seorang anak… saya tidak menemukannya. Tidak ada rasa bersalah. Tidak ada 'kenapa saya tidak pernah'. Tidak ada 'harusnya saya…'. Tidak ada penyesalan," ungkap Deddy (27/8/2026).

Deddy merasa tenang karena telah berusaha memberikan perhatian serta kasih sayang terbaik sepanjang hidup sang ibu.

Menurutnya, cara terbaik melepas kepergian orang tersayang adalah memastikan bahwa kita telah mencintainya dengan benar sewaktu mereka masih hidup.

Unggahan perpisahan tersebut diakhiri dengan kalimat sederhana, "Selamat jalan, Ma," yang disertai dengan gelombang ucapan duka cita dari rekan serta kerabat.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.