TRIBUNJAMBI.COM, Jambi - Ada perbaikan besi penyangga jembatan di Jalan Lintas Timur (Jalintim), jalan di Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi macet cukup panjang.
Macet di jembatan Jalintim tepatnya di Kelurahan Rantau Badak, Kecamatan Muara Papalik ini terjadi pada Kamis (27/8/2026) siang.
Sebagai informasi, tiang besi penyangga jembatan terlepas karena tersangkut kendaraan bermuatan tinggi pada 19 Agustus 2026 lalu.
Aktivitas warga dan pengendara di Jalan Lintas Timur, terganggu akibat adanya perbaikan tiang jembatan ini.
Perbaikan yang berlangsung sekitar satu jam mulai pukul 12.22 WIB itu menyebabkan arus lalu lintas dari dua arah sempat ditutup bergantian, sehingga antrean kendaraan memanjang hingga ratusan meter.
Jalan Lintas Timur sendiri merupakan jalur utama penghubung antarprovinsi dan kecamatan di Tanjab Barat dan jalur distribusi hasil bumi seperti sawit dan karet.
Akibat perbaikan mendadak ini, sejumlah sopir truk dan pengguna jalan lainnya terpaksa harus menunggu cukup lama.
Hendra (38) sopir truk pengangkut TBS kelapa sawit, mengaku terjebak hampir 30 menit di lokasi.
Baca juga: Tampung Aspirasi Pekerja PT BSU, Polres Batang Hari Siap Surati Pengadilan dan Pemkab
Baca juga: Rakor Penanganan Karhutla Tanjabbar, Wakapolda Jambi Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor
"Lamo nian nunggu. Jembatannyo lagi dibaiki, jadi mobil dak biso simpangan. Kami yang bawa muatan dari Muara Papalik mau ke Kuala Tungkal jadi molor. Kalau sering macet macam ini, ongkos bisa nambah terus," keluh Hendra.
Ia berharap ke depan ada rambu dan petugas yang berjaga saat ada perbaikan, agar arus lalu lintas tetap bisa diatur.
Terpisah, M Yunus (52) warga Rantau Badak mengatakan kondisi jembatan di wilayahnya memang sudah rawan rusak.
"Kalau musim hujan, air naik jembatan tu agak begetar rangkanyo" ujar Yunus.
Ia menilai, jembatan tersebut sangat vital bagi warga karena menjadi akses utama menuju pasar, sekolah, dan pusat kecamatan. (mg)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Belajar Daring, Kabut Asap, Orang Tua Dampingi Anak Belajar dari Rumah
Baca juga: 548 Warga Muaro Jambi Sakit Akibat Karhutla, Didominasi Kasus ISPA