TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Stadion Jatidiri Semarang akan menjadi panggung bagi PSIS saat membuka perjalanan di Pegadaian Championship 2026/2027.
Namun, hingga kurang dari tiga pekan sebelum laga tersebut, skuad Mahesa Jenar justru belum sekalipun merasakan atmosfer pertandingan maupun latihan di stadion kebanggaan warga Kota Semarang itu.
Kondisi tersebut membuat Pelatih PSIS Semarang, Widodo C Putro berharap timnya mendapat kesempatan menjajal Stadion Jatidiri sebelum kompetisi resmi bergulir.
Baca juga: Syahrian Abimanyu Ungkap Kondisi Terkini PSIS Semarang Jelang Musim Baru, Fisik Baru 70-80 Persen
PSIS memang belum menggunakan Stadion Jatidiri Semarang selama masa persiapan. Salah satu alasannya karena stadion tersebut masih dalam proses renovasi rumput lapangan.
Menurut Widodo, kesempatan menjajal Stadion Jatidiri penting, bukan hanya untuk mengukur progres persiapan tim, tetapi juga sebagai bagian dari proses adaptasi pemain.
Terlebih, PSIS akan menjadikan Stadion Jatidiri Semarang sebagai markas saat menghadapi pertandingan kandang.
Widodo sudah menyampaikan permintaan tersebut kepada manajemen klub. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai pelaksanaannya.
"Saya sudah minta ke manajemen, tidak mesti uji coba dengan tim-tim yang kuat. Bisa internal game atau bermain melawan tim yang ada di bawah."
Karena itu hanya maintenance dan adaptasi dengan suasana," kata Widodo, Kamis (27/8/2026).
Widodo berharap apabila uji coba bisa digelar, waktunya dilakukan pada malam hari.
Hal tersebut untuk menyesuaikan kondisi yang akan dihadapi PSIS pada pertandingan perdana kompetisi.
PSIS Semarang dijadwalkan menjamu PSPS Pekanbaru pada pekan pertama Pegadaian Championship 2026/2027, 11 September 2026.
Pertandingan tersebut dijadwalkan kick off pukul 19.00 sekaligus menjadi laga pembuka kompetisi musim ini.
"Kami sudah masa-masa fokus ke kompetisi. Kalau bisa di malam hari, menyesuaikan awal match nanti. Tapi ini kabarnya masih dalam renovasi stadionnya," ujarnya.
Bagi Widodo, adaptasi tersebut diperlukan agar pemain tidak hanya siap secara fisik dan taktikal, tetapi juga terbiasa dengan kondisi stadion sebelum menghadapi pertandingan sebenarnya.
• Pemain Pelapis PSIS Semarang Dapat Panggung, Widodo C Putro Sekalian Uji Mental Jelang Kompetisi
Selain soal adaptasi stadion, Widodo juga mematangkan kesiapan mental para pemain.
Dalam laga uji coba terakhir melawan tim Liga Nusantara, Gresik United, dia melihat emosi pemain cukup teruji.
Menurutnya, emosi pemain bisa muncul dalam bentuk positif maupun negatif, terutama ketika menghadapi tekanan pertandingan.
"Ketika uji coba, emosi anak-anak betul teruji. Emosional itu ada negatif dan positif. Kemarin ada beberapa yang negatif. Tahu sendiri kalau bermain away," jelasnya.
Pengalaman tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.
Widodo meminta pemain PSIS lebih dewasa dalam menghadapi situasi pertandingan, terutama ketika mendapat tekanan dari lawan maupun kondisi pertandingan.
"Ini jadi evaluasi dan sudah disampaikan ke pemain juga. Harus jadi tim yang dewasa dalam bermain, terus menjaga emosional. Jadi ada manfaat," imbuhnya.
Di sisi lain, Widodo memastikan kekompakan skuad tetap terjaga meski dirinya melakukan banyak rotasi dalam sejumlah laga uji coba.
Bahkan, beberapa pemain yang selama ini menjadi pilihan utama baru diturunkan sekira 10 menit terakhir.
Meski demikian, PSIS tetap mampu menguasai jalannya pertandingan.
Baca juga: Tahan Imbang Gresik United, PSIS Teruskan Tren Tak Pernah Kalah di Pramusim
Widodo menegaskan, rotasi tersebut bukan semata untuk membandingkan kekuatan tim utama dengan pemain pelapis.
Langkah itu dilakukan agar seluruh pemain mendapatkan kesempatan bermain dan menjaga kesiapan skuad secara keseluruhan.
"Bukan itu tujuannya, tapi pemain yang biasa main dan pengganti itu tetap kami beri kesempatan untuk waktu bermain," katanya.
Terkait kondisi skuad menjelang kompetisi, Widodo memastikan seluruh pemain dalam kondisi baik.
Beberapa pemain sebelumnya sempat mengalami cedera. Namun, kondisi mereka kini sudah membaik dan tidak mengganggu persiapan tim.
"Kondisi pemain saat ini semua bagus. Sempat ada yang cedera tapi sudah bagus. Kebugaran anak-anak tidak ada masalah," pungkasnya. (F Ariel Setiaputra)