TRIBUNMATARAMAN.COM, PONOROGO - Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Kabupaten Ponorogo. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Masjid Syaichuzzuhdi, Desa Ngampel, Kecamatan Balong, Kamis (27/8/2026) dini hari.
Aksi pencurian itu diduga berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Seluruh gerak-gerik pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di area masjid.
Dalam rekaman, kondisi masjid terlihat sepi dengan pencahayaan yang cukup remang-remang. Pelaku mengenakan pakaian gelap dengan penutup kepala serta celana panjang. Ia terlihat berjongkok di dekat kotak amal masjid sambil memperhatikan kondisi di sekitarnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, ia diduga berusaha membuka kotak amal dengan cara mencongkelnya untuk mengambil uang yang berada di dalamnya.
Baca juga: Ratusan Pil Dobel L hingga Narkotika Berhasil Disita dari 9 Kasus Narkoba di Trenggalek
Kejadian tersebut baru diketahui setelah warga dan pengurus masjid mendapati kondisi kotak amal dalam keadaan rusak. Rekaman kamera pengawas kemudian diperiksa untuk mengetahui peristiwa yang terjadi.
Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat beberapa kali memperhatikan situasi di sekitarnya. Kondisi masjid yang sepi diduga membuat pelaku leluasa menjalankan aksinya.
Dalam video juga terdengar suara seseorang yang tengah memantau rekaman CCTV. Orang tersebut beberapa kali memberikan komentar menggunakan bahasa daerah dengan nada waspada.
"Jam telu kurang titik yo," terdengar suara seseorang dalam rekaman.
Ia juga menyebut wajah orang yang terekam CCTV tersebut tidak terlihat dengan jelas.
"Wajah e ra ketok blas," lanjut suara tersebut.
Kasus dugaan pencurian kotak amal tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwenang. Saat ini, kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.
(Laras/Magang TribunMataraman.com)