TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- Java United masih diperkuat dua bomber tajam asal Brasil Ciro Alves dan David da Silva untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027.
Namun, Pelatih Java United Fabio Lefundes menegaskan timnya tidak hanya bergantung kepada dua mantan penyerang Persib Bandung tersebut.
Sebagai informasi, kedua pemain tersebut menyumbang 34 gol musim lalu, menjadi modal penting untuk menatap musim baru.
"Tentu Ciro dan David da Silva kita sudah kenal potensi mereka. Kita berharap mereka tetap bisa tajam dalam pertandingan. Tapi kami juga memiliki banyak pemain berkualitas lainnya, senjata kami bukan Ciro-David saja," kata Lefundes di Semarang.
Selain kehadiran Ciro dan David da Silva, Java United ditopang sejumlah pemain lokal maupun asing yang tak kalah berbahaya.
Di lini serang, Java United memiliki sejumlah pemain muda dan berpengalaman yang bisa menjadi opsi ketika Ciro-David mengalami kebuntuan. Mereka di antaranya Rifael Salmon, Yabes Roni, Freet Butuan, Kaio Nunes, Armando Oropa, dan Taufik Rustam.
Menurut Lefundes, semua pemain Java United memiliki tanggung jawab yang sama. Sehingga semua pemain harus saling berjuang untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
"Ciro dan David memang pemain yang berpengalaman. Kami berharap mereka bisa memberikan contoh buat teman-teman yang masih muda supaya mereka bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya nanti," tegas Lefundes.
Saat masih bernama Malut United pada musim lalu, Ciro Alves mencetak 11 gol, sementara David da Silva tampil sebagai top skor BRI Super League 2025/2026 dengan torehan gol sebanyak 23.
Baca juga: Bayar Tiket Masuk Wisata Wonosobo yang Dikelola Pemkab Bakal Pakai QRIS
Catatan musim lalu yang mengejutkan dengan finis di peringkat ketiga klasemen menjadi bahan evaluasi bagi Java United menghadapi kompetisi berikutnya. Pencapaian tersebut harus diikuti persiapan matang untuk memenuhi target tinggi musim ini.
"Kami berharap kedatangan Java United di wilayah Semarang bisa memancing semangat suporter supaya mereka hadir di stadion. Kami ingin memberikan gambaran dan ekspektasi yang tinggi kepada mereka serta memberikan yang terbaik untuk penonton di Jawa Tengah," terangnya.
Sementara itu, Kapten Java United Gustavo Franca mengatakan para pamain telah menjalani persiapan sekitar satu setengah bulan. Mereka juga terus beradaptasi dengan ide permainan yang diterapkan Fabio Lefundes dan staf pelatih lainnya.
"Kami bekerja keras selama hampir satu setengah bulan dan beradaptasi dengan ide baru dari pelatih dan staf. Saya sangat memahami apa yang mereka minta dari kami dan itu waktu yang sangat baik untuk belajar saling mengenal," ujar Gustavo.
Gustavo menegaskan bahwa Java United tidak memasang target juara secara spesifik. Ia hanya menargetkan poin sebanyak mungkin di setiap pertandingan untuk menjaga peluang bersaing di papan atas.
"Targetnya mendapatkan poin sebanyak mungkin, tidak ada batasan. Kami akan memenangkan setiap pertandingan," tandas Gustavo.
Bermarkas di Semarang juga disambut baik Gustavo.
"Orang-orang di Semarang sangat ramah. Kami nyaman di Semarang," tandasnya.