Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Dipastikan tidak ada pergerakan massa dari Madiun ke Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa.
Hal itu dikatakan oleh Kapolres Madiun Kota, AKBP Rizki Pratama, pasca mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Madiun, Jalan Taman Praja, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun, pada Kamis (27/8/2026).
Baca juga: Ditemukan Kuman dalam Menu SPPG Pakisrejo, Hasil Inspeksi Temukan Banyak Masalah Dapur
"Alhamdulillah tidak ada (pergerakan masa ke Jakarta dari Madiun)," kata Rizki.
Rizki memastikan, informasi yang beredar di media sosial terkait adanya 24 bus massa dari Madiun yang berangkat ke Jakarta adalah hoaks.
"Sampai saat ini informasi itu hoaks," tegasnya.
Menurut Rizki, masyarakat harus bisa memfilter atau menyaring informasi yang didapat dari internet untuk memastikan kebenarannya.
"Tadi ada yang menyampaikan juga, kita bisa belajar lewat internet," ujar dia.
"Justru berbahaya kalau kita belajar lewat internet karena tidak tervalidasi siapa ini sumbernya, gurunya siapa," ucapnya.
"Karena ada irisan yang sangat tipis antara benar atau tidak, dan itu perlu validitas yang baik," tegas Rizki.
Menurut Rizki, situasi dan kondisi di Kota Madiun sangat kondusif.
Ia juga memastikan tidak ada anggota yang ditempatkan di tempat-tempat vital seperti stasiun maupun terminal untuk mengawasi adanya pergerakan massa ke Jakarta.
"Tidak ada, aman insyaallah. Kita sama-sama ingin Madiun aman," pungkasnya.