Laporan Kotributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila memilih untuk tidak terpancing isu yang belum memiliki dasar jelas. Ia memilih tetap fokus menjalankan pekerjaan di tengah munculnya kabar dugaan penganiayaan terhadap Sekretaris Pribadinya (Sekpri).
"Kerja saja, fokus daripada menanggapi gosip yang tidak berlandas, tidak berdasar," kata Fajar, Kamis (27/8/2026).
Ia menilai masyarakat Sumedang saat ini sudah cerdas dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, termasuk isu politik.
Menurutnya, kontestasi Pilkada juga masih cukup jauh sehingga dirinya memilih tidak terlalu memikirkan isu-isu yang berkembang dan membuktikan kinerjanya melalui pekerjaan.
"Pilkada masih lama, tapi ya inilah politik. Cuma itu tadi saya yakin masyarakat Sumedang sudah pada pintar, sudah pada mengerti, jadi kita buktikan saja dengan pekerjaan," ujarnya.
Baca juga: Sekpri Wabup Sumedang Bantah Jadi Korban Penganiayaan-Pelecehan, Beredar Narasi Tanpa Sumber Jelas
Sekpri Bantah Penganiayaan
Sebelumnya, beredar informasi tanpa sumber yang jelas tentang dugaan penganiayaan yang terjadi di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila.
Kabar tersebut menyebutkan tentang penganiayaan hingga pelecehan yang menyasar Sekretaris Pribadi (Sekpri) Wabup berinisial R.
Narasi tersebut beredar di media sosial dan menarik perhatian publik.
Informasi tersebut sempat beredar melalui pesan WhatsApp berantai dan kemudian dikutip salah satu media online lokal.
Menurut kabar yang beredar, waktu dugaan penganiayaan itu terjadi pada tanggal 17 Agustus 2026. Namun, dugaan ini ditepis baik oleh pihak yang disebutkan sebagai korban, maupun oleh penghuni rumah dinas itu sendiri, yakni Wabup Sumedang.
R yang merupakan Sekretaris Pribadi Wakil Bupati Sumedang membantah kabar mengenai dugaan penganiayaan yang disebut menimpa dirinya.
R membantah dirinya mengalami penganiayaan maupun penyekapan di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang.
"Tidak ada penganiayaan dan penyekapan, apalagi pelecehan," kata R melalui pesan singkat, Kamis (27/8/2026).
R memastikan tidak ada insiden apapun yang menimpa dirinya.
"Tidak ada apa-apa," katanya.
Ia pun meminta masyarakat tidak ikut menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
"Kami minta jangan sebarkan informasi dan rumor yang belum jelas," ujarnya. (*)