Semarak Lomba Badaku dan Basimban Sihi, Hidupkan Lagi Permainan Lama di Banua Asam HST
Irfani Rahman August 27, 2026 08:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Banua Asam, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), tak hanya diwarnai perlombaan untuk anak-anak. Sekitar 50 ibu-ibu ikut menghidupkan kembali permainan tradisional Badaku dan Basimban Sihi.

Lomba yang digelar khusus bagi perempuan itu menjadi salah satu cara warga menghadirkan kembali permainan yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan hiburan digital.

Sekretaris Desa Banua Asam, Marianti, saat ditemui, kamis, (27/08/2026) mengatakan permainan tradisional dipilih agar warga, khususnya generasi muda, tidak kehilangan pengetahuan tentang permainan yang pernah menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

“Sekarang anak-anak lebih kenal Mobile Legends daripada Badaku dan Basimban Sihi. Dengan diangkat lagi lewat lomba 17-an, permainan seperti ini jadi hidup lagi agar tidak punah dimakan zaman,” ujarnya.

Baca juga: Dari Tartil hingga Dai, Siswa SMP HST Unjuk Bakat di Pentas PAI

Baca juga: Setubuhi Siswi, Oknum Guru PPPK di Tanahbumbu Ini Diringkus Polisi, Sejak Korban Berusia 16 Tahun

Menurutnya, daya tarik lomba bukan hanya pada persaingan antar peserta. Permainan tersebut juga membuat warga dari berbagai usia dapat berkumpul dan bernostalgia.

“Semua kalangan bisa memainkan permainan ini, dari bapak-bapak, ibu-ibu sampai kakek nenek. Jadinya ramai dan mengundang tawa. Apalagi bagi yang sudah tua, bisa nostalgia, dulu waktu kecil main ini,” katanya.

Kemasan lomba yang sederhana membuat permainan tradisional tetap mudah diikuti tanpa membutuhkan perlengkapan maupun kemampuan khusus.

Kemeriahan perayaan kemerdekaan di Banua Asam juga melibatkan warga dari berbagai kelompok usia. Jalan santai digelar dengan peserta mulai dari balita hingga orang dewasa.

Sementara anak-anak ikut memeriahkan kegiatan melalui lomba makan kerupuk.

Marianti mengatakan kegiatan serupa diharapkan tidak berhenti pada perayaan HUT RI tahun ini. Pemerintah desa berencana kembali memasukkan permainan tradisional dalam agenda tahun depan, sekaligus menambah jenis permainan yang dilombakan.

“Semoga tahun depan kami bisa melaksanakan kegiatan lebih maksimal lagi dan kembali mengangkat lomba-lomba tradisional lainnya,” tutupnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.