Demo di Pejompongan Ricuh, Pelajar Terkena Gas Air Mata hingga Sesak Napas
Dwi Rizki August 27, 2026 09:33 PM

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Sejumlah massa aksi dibawa ke mobil ambulans yang bersiaga di dekat Lampu Merah Slipi, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (27/8/2026) malam.

Mereka mendapat penanganan setelah terluka dalam bentrokan yang terjadi di Pos Polisi Pejompongan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Salah seorang pelajar bernama Rizky harus mendapatkan bantuan oksigen karena mengalami sesak napas setelah terkena gas air mata yang ditembakkan aparat kepolisian.

Tak hanya itu, Rizky juga mengaku menghirup asap akibat pembakaran Pos Polisi Pejompongan. Kondisi tersebut membuatnya nyaris pingsan saat berada di lokasi kericuhan.

"Saya tinggal di Mangga Besar 13, Tamansari, Jakarta Barat," kata Rizky saat ditemui di dalam mobil ambulans, Kamis malam.

Rizky mengaku sengaja datang ke lokasi untuk mengikuti aksi demonstrasi bersama sejumlah temannya.

Namun, pelajar yang mengaku bersekolah melalui program Paket C itu tidak menyangka akan mengalami sesak napas hingga hampir pingsan akibat gas air mata.

"Awalnya saya bilang sesak napas, terus dibopong sama teman, terus diboncengin sama orang ke ambulans," tuturnya.

Baca juga: Merinding! Nyanyikan Indonesia Pusaka, Pelajar STM Jalan Kaki Tinggalkan Gedung DPR

Massa STM Tinggalkan Gedung DPR

Sebelumnya, sejumlah massa pelajar STM mulai meninggalkan kawasan Gedung DPR RI dan melintas di Lampu Merah Slipi, Jakarta Barat, sekitar pukul 18.00 WIB.

Ratusan pelajar berseragam putih abu-abu tersebut berjalan bergerombol menuju arah Petamburan, Jakarta Pusat.

Sepanjang perjalanan, mereka menyanyikan lagu "Indonesia Pusaka" sembari bertepuk tangan.

Pantauan di lokasi, tidak terlihat aparat kepolisian berjaga di sekitar Lampu Merah Slipi.

Bangunan Pos Polisi Satlantas Wilayah Jakarta Barat juga tampak kosong dan tidak terlihat anggota yang berjaga.

Sementara itu, di depan Gedung Graha Slipi terlihat empat mobil ambulans bersiaga.

Ambulans tersebut disiapkan untuk memberikan pertolongan kepada massa aksi yang mengalami luka atau membutuhkan penanganan medis selama aksi berlangsung.

Dari arah Gedung DPR RI, sejumlah sepeda motor juga masih terlihat terparkir di sisi kanan dan kiri jalan.

Pengendara tersebut umumnya hanya menyaksikan massa pelajar yang sebelumnya melakukan aksi di depan Gedung DPR RI. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.