Driver Online Geruduk Satlantas Polresta Barelang Rabu Malam, Buntut Kecelakaan di Batam
Dewi Haryati August 27, 2026 08:07 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Driver online yang tergabung dalam Sahabat Milenial Batam (SMB) menggeruduk Kantor Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Rabu (26/8/2026) malam.

Kedatangan massa driver online itu buntut tidak ada titik temu terkait kecelakaan yang dialami seorang anggota SMB di jalan pintas Kantor Samsat Batam Centre menuju Masjid Agung Raja Hamidah Batam.

Yanto, Penasehat SMB mengatakan, kronologis kejadian berawal saat anggota mereka yakni Fahroni yang sedang membonceng penumpang mengendarai sepeda motor BP 6985 IR, dan menabrak mobil BP1578BY yang dikemudikan oleh TK.

Kejadian tersebut terjadi pada sore hari, usai hujan deras reda, namun masih gerimis. 

Motor Fahroni dan mobil TK di depannya, datang dari arah kantor Samsat Batam Centre. Tidak jauh dari pintu masuk Kantor Samsat, pengemudi mobil disebut melakukan pengereman mendadak hingga akhirnya ditabrak oleh Fahroni dari belakang.

Atas kejadian tersebut, motor Fahroni alami rusak parah. Penumpang yang dibawanya juga mengalami luka yang harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Sempat terjadi perdebatan antara pengemudi mobil dan driver online hingga keduanya sama-sama mendatangi Polresta Barelang.

Di Polresta Barelang, keduanya diminta membuat perjanjian kesepakatan damai, dengan syarat perbaikan mobil dilakukan berdua.

Sementara untuk perbaikan motor akan dilakukan oleh pengendara mobil.

Yanto mengatakan, dalam perdamaian tersebut anggotanya berada dalam tekanan.

"Anggota kami ini ditakut-takuti oknum polisi di situ," kata Yanto, Kamis (27/8/2026).

Tidak terima atas kejadian tersebut, SMB akhirnya mendatangi Polresta barelang.

"Tadi malam kami datangi Satlantas Polresta Barelang karena rekan kami dipaksa menandatangani surat perdamaian," ujarnya.

Ia melanjutkan, sampai saat ini belum ada kesepakatan dan motor rekan mereka serta mobil yang terlibat kecelakaan tersebut ditahan.

"Harapan kami, ada kesepakatan, karena yang salah adalah pengendara mobil, melakukan pengereman mendadak, hingga rekan kami tidak bisa menghindar," kata Yanto.

Ia mengatakan jika tidak ada titik temu, maka mereka juga siap melanjutkan sesuai proses yang berlaku.

Sementara mengenai kejadian tersebut Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang Iptu Jefri mengatakan, kehadiran para driver ojol tersebut untuk mendampingi rekan mereka yang mengalami kecelakaan.

"Driver online inikan kompak, jadi kalau ada rekannya yang terlibat kecelakaan pasti langsung kumpul," kata Jefri.

Ia melanjutkan, kecelakaan yang dikawal oleh para driver online tersebut masih diproses di Polresta Barelang.(Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.