Pemkot Bengkulu Beri Sembako untuk Duda dan Penggali Kubur, Wali Kota Siapkan Program Lanjutan
Hendrik Budiman August 27, 2026 08:40 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menyalurkan paket sembako kepada sejumlah duda yang dinilai layak menerima bantuan serta para penggali kubur se-Kota Bengkulu.

Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk perhatian Pemkot Bengkulu terhadap kelompok masyarakat yang dinilai selama ini belum banyak tersentuh program bantuan sosial.

Paket sembako tersebut diserahkan di Masjid Agung At-Taqwa, Kelurahan Anggut Atas, Kota Bengkulu, Kamis (27/8/2026).

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pemerintah daerah dan para penerima bantuan.

Dedy mengatakan, selama ini bantuan sosial lebih sering diarahkan kepada kelompok janda.

Namun, pemerintah kini juga memberikan perhatian kepada duda yang berada dalam kondisi layak dan membutuhkan bantuan.

"Selama ini kita fokus janda, tapi sekarang kita juga perhatikan para duda yang memang layak menerima bantuan," kata Dedy.

Penggali Kubur Jadi Perhatian Pemkot

Selain duda, para penggali kubur juga menjadi kelompok yang mendapat perhatian khusus dalam penyaluran bantuan tersebut.

Penggali kubur memiliki peran penting dalam proses pemakaman warga. Namun, keberadaan mereka dinilai belum mendapatkan perhatian yang memadai.

Menurutnya, pemerintah selama ini telah memberikan perhatian kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam pengurusan jenazah, seperti orang yang memandikan jenazah dan imam.

Sementara itu, penggali kubur yang turut berperan dalam proses pemakaman belum mendapatkan perhatian serupa.

Baca juga: Penampakan Mobil Mewah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Disita KPK, Diduga Pemberian Pengusaha

"Yang tidak kalah pentingnya para penggali kubur. Selama ini kita kurang memberi perhatian. Yang memandikan jenazah kita sudah perhatikan, kemudian Pak Imam juga begitu, tapi penggali kubur belum," ujar Dedy.

Ia mengatakan pemberian sembako menjadi langkah awal Pemkot Bengkulu untuk memberikan perhatian kepada para penggali kubur.

Namun, perhatian tersebut tidak hanya akan diberikan dalam bentuk bantuan bahan kebutuhan pokok. Pemkot Bengkulu juga tengah menyiapkan sejumlah program yang berkaitan dengan kebutuhan para penggali kubur saat menjalankan tugas.

Wali Kota Siapkan Tenda Portable di Pemakaman

Salah satu rencana yang tengah dipertimbangkan Dedy adalah penyediaan tenda portable di sejumlah lokasi pemakaman.

Menurutnya, kondisi di area pemakaman yang terkadang berada di bawah terik matahari membuat keluarga almarhum maupun masyarakat yang hadir membutuhkan tempat berteduh.

Dedy menyebut tenda tersebut tidak perlu berukuran besar. Tenda portable sekitar 2x3 meter dinilai sudah cukup untuk digunakan saat proses pemakaman berlangsung.

"Saya sedang merencanakan, nanti bisa Baznas ataupun dari APBD. Kalau kita di pemakaman, terkadang suasana panas. Itu sudah ada tenda," ujarnya.

Selama ini, kebutuhan tempat berteduh di sejumlah pemakaman terkadang masih menggunakan terpal. Dengan adanya tenda portable, proses pemakaman diharapkan dapat berlangsung lebih nyaman dan tertata.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkot Bengkulu akan mengkaji sumber pembiayaan yang memungkinkan, termasuk melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu.

Penggali Kubur Bakal Diberi Pelatihan

Tak hanya fasilitas, Pemkot Bengkulu juga berencana memberikan pelatihan kepada para penggali kubur.

Pelatihan tersebut nantinya mencakup pembekalan mengenai tata cara serta doa yang berkaitan dengan proses pemakaman.

Dedy mengatakan, dalam kondisi tertentu, penggali kubur bisa saja harus membantu ketika imam berhalangan hadir. Karena itu, diperlukan pembekalan agar mereka memiliki pengetahuan dasar dan dapat membantu proses pemakaman sesuai ketentuan.

"Nanti kita buat pelatihan para penggali kubur. Jadi kadang-kadang doa asal tunjuk. Kalau Pak Imamnya lagi berhalangan, tidak ada yang memimpin doa, maka nanti kita buat SOP-nya," pungkas Dedy.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.