SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Empat warga Dusun 3, RT 01 RW 03, Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan meninggal dunia.
Mobil Isuzu Panther BG 1348 DF putih yang mereka tumpangi tertabrak Kereta Api Serelo dari Lubuklinggau tujuan Palembang.
Kejadian nahas tersebut terjadi di rel tanpa palang pintu Jalan Pakjo mengarah Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
"Mobil Isuzu Panther BG 1348 DF berisi 5 orang termasuk sopir, empat orang meninggal dunia dan satu orang kondisi kritis," ungkap Kapolsek Prabumulih Timur Iptu Ulta Deanto SH ketika dikonfirmasi.
Baca juga: Breaking News: Pria di Ogan Ilir Diduga Menganiaya Hingga Korban Tewas, Sembunyi di Kertapati
Menurut Kapolsek, saat ini para korban meninggal dunia masih di Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih, termasuk satu korban kritis masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.
"Terakhir pukul 18.00 WIB jenazah masih di rumah sakit, sedangkan satu korban kritis menjalani perawatan pihak rumah sakit," ungkap Kapolsek.
Ulta Deanto menjelaskan peristiwa kecelakaan saat para korban pulang dari Rumah Sakit Bunda, namun hendak mampir ke rumah keluarga mereka di kawasan Kelurahan Sukajadi, Kota Prabumulih.
"Saat di rel tanpa palang pintu, tiba-tiba ada Kereta Api Serelo dari arah Kota Prabumulih hendak menuju Palembang. Sebetulnya, kereta ini dari Lubuklinggau tujuan Palembang, tiba-tiba menabrak mobil terpental sejauh sekitar 15 meter dan 4 korban meninggal di tempat," ungkapnya.
Petugas yang mendapat informasi langsung ke lapangan, lalu bersama warga membawa para korban ke rumah sakit.
"Kita bersama jajaran dan inafis turun ke lokasi, memasang garis polisi lalu ke rumah sakit menemui para korban," katanya.
Baca juga: Breaking News: Mobil Panther Tertabrak Kereta Api di Prabumulih, Informasi Awal 4 Orang Meninggal
Berdasarkan informasi dari masyarakat, kejadian kecelakaan itu menyebabkan empat orang dari enam penumpang Panther meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara diduga satu orang kritis masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Menurut informasi berhasil dihimpun, para korban diduga menjemput keluarga dari Rumah Sakit Bunda hendak pulang ke rumah mereka di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim.
Namun, para korban kemudian hendak mampir ke rumah kerabat mereka di kawasan Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur.