TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Universitas Jambi (Unja) kembali menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda ke-124 Periode Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Pada momentum tersebut, Unja mengukuhkan sebanyak 1.223 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, hingga Diploma. Prosesi wisuda dilaksanakan di Gedung Balairung Pinang Masak Unja Mendalo, Kamis (27/8/2026).
Acara dibuka oleh Ketua Senat Unja, Prof. Dr. H. Syamsurizal Tan, S.E., M.A., dan dihadiri Rektor Unja, Helmi., para Wakil Rektor, Sekretaris Senat dan para anggota Senat Unja, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unja beserta jajaran, serta sejumlah tamu kehormatan.
Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., para kepala daerah, pimpinan perguruan tinggi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Unja, Helmi, menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar akhir dari perjalanan mahasiswa dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Selama berada di kampus, Anda telah belajar tentang ilmu pengetahuan. Nanti sesungguhnya saudara juga akan belajar tentang disiplin, kerukunan, kerja sama, kegagalan, perjuangan serta banyak tantangan untuk kemudian akan bangkit kembali,” ujar Rektor.
Rektor juga mengingatkan para lulusan agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang semakin pesat, menurutnya, telah membawa perubahan terhadap pola kerja dan kehidupan masyarakat.
“Dunia yang saudara masuki adalah dunia yang berubah dengan sangat cepat. Teknologi berkembang, kecerdasan buatan makin kuat dan pola kerja terus berubah. Tetapi ada satu hal yang tidak boleh berubah, yaitu karakter,” tegasnya.
Menurut Rektor, keterampilan teknis dapat terus dipelajari dan dikuasai. Namun, integritas dan moralitas harus senantiasa dibangun serta dipertahankan dalam diri setiap lulusan.
Sementara itu, Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan dan keluarga atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi di Unja.
“Yakinlah bahwa pendidikan adalah salah satu hal yang penting yang dapat mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih maju, sehingga sumber daya manusia dapat dioptimalkan untuk membawa kemajuan peradaban bagi seluruh umat manusia,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih, Unja memberikan piagam penghargaan kepada seluruh lulusan terbaik. Khusus bagi lulusan terbaik yang memperoleh predikat cumlaude, Unja memberikan beasiswa untuk melanjutkan studi selama satu tahun atau dua semester pada Tahun Akademik 2027/2028. Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi lulusan yang melanjutkan ke Program Studi Profesi dan lulusan terbaik Program Doktor.
Selain itu, lulusan terbaik jenjang Strata 1 (S1) yang memperoleh predikat cumlaude juga mendapatkan reward berupa uang tunai. Keputusan pemberian penghargaan tersebut telah ditetapkan secara resmi di Jambi pada 18 Agustus 2026.
Pelaksanaan Wisuda ke-124 Unja diharapkan tidak hanya menjadi momentum pengukuhan lulusan, tetapi juga menjadi awal bagi para alumni untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Baca juga: Mahasiswa Hukum Unja Wakili Indonesia di Asia Model Festival Korea Selatan
Baca juga: Tabel Angsuran KUR Bank Jambi untuk Limit Pinjaman Rp500 Juta Tenor 1-5 Tahun