Penjelasan Polisi Soal Penyebab Kecelakaan Maut Panther vs KA Serelo di Prabumulih, Tewaskan 4 Orang
Moch Krisna August 27, 2026 09:00 PM

 





TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH --
Sebanyak empat warga Dusun 3 RT 01 RW 03 Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, tewas di tempat setelah mobil Isuzu Panther BG 1348 DF putih yang dinaiki ditabrak kereta api Serelo dari Lubuklinggau tujuan Palembang.

Kejadian nahas tersebut terjadi di rel tanpa palang pintu Jalan Pakjo mengarah Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Mobil Isuzu Panther BG 1348 DF berisi 5 orang termasuk sopir, empat orang meninggal dunia dan satu orang kondisi kritis," ungkap Kapolsek Prabumulih Timur, Iptu Ulta Deanto, S.H., ketika dikonfirmasi.

Menurut Kapolsek, saat ini para korban meninggal dunia masih di Rumah Sakit AR Bunda Kota Prabumulih, termasuk satu korban kritis yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

"Terakhir pukul 18.00 WIB jenazah masih di rumah sakit, sedangkan satu korban kritis menjalani perawatan pihak rumah sakit," ungkap Kapolsek.

Ulta Deanto menjelaskan peristiwa kecelakaan terjadi saat para korban pulang dari Rumah Sakit AR Bunda, namun hendak mampir ke rumah keluarga mereka di kawasan Kelurahan Sukajadi, Kota Prabumulih.

"Saat di rel tanpa palang pintu, tiba-tiba ada kereta api Serelo dari arah Kota Prabumulih hendak menuju Palembang. Sebetulnya kereta ini dari Lubuklinggau tujuan Palembang, tiba-tiba menabrak mobil hingga terpental sejauh sekitar 15 meter dan 4 korban meninggal di tempat," ungkapnya.

Petugas yang mendapat informasi langsung ke lapangan, lalu bersama warga membawa para korban ke rumah sakit. "Kita bersama jajaran dan Inafis turun ke lokasi, memasang garis polisi, lalu ke rumah sakit menemui para korban," katanya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, kejadian kecelakaan itu menyebabkan 5 orang dari enam penumpang Panther meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara diduga satu orang kritis masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, para korban diduga menjemput keluarga dari Rumah Sakit AR Bunda dan hendak pulang ke rumah mereka di Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Muara Enim. Namun, para korban kemudian hendak mampir ke rumah kerabat mereka di kawasan Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.