Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI — Angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang Gampong Kuala Geulumpang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (26/8) malam. Akibat kejadian tersebut, sembilan rumah warga mengalami kerusakan.
Sembilan rumah warga yang terdampak masing-masing milik Nasrullah Yahya (6 jiwa), Zainuddin (6 jiwa), Masmudi (6 jiwa), Herizal (5 jiwa), Ajuar (4 jiwa), Hasbi (5 jiwa), Wahyudi (5 jiwa), Fatimah (1 jiwa), dan Salahuddin (5 jiwa).
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, S.H.I., M.Si., melalui Camat Julok, H. Muhammad Ishak, Kamis (27/8), menjelaskan bahwa angin puting beliung mengakibatkan sembilan unit rumah warga mengalami kerusakan.
"Rata-rata rumah yang rusak bagian atapnya beterbangan hingga terpisah dari rumah. Namun, sebagian rumah juga mengalami kerusakan pada bagian dinding," kata Muhammad Ishak.
Camat Julok mengatakan, sebagian penghuni rumah yang mengalami kerusakan atap terpaksa mengungsi ke rumah orang tua mereka. Sementara sebagian warga lainnya tetap bertahan di rumah masing-masing meski dalam kondisi seadanya.
"Alhamdulillah, Bapak Bupati juga sudah mengirimkan bantuan masa panik untuk korban angin puting beliung," ujar Muhammad Ishak.
Baca juga: 9 Rumah dan 1 Masjid di Aceh Timur Rusak Diterjang Puting Beliung
Keuchik Gampong Kuala Geulumpang, Mansur, secara terpisah menambahkan, selain sembilan rumah warga, angin kencang juga mengakibatkan kaca jendela lantai masjid di desa tersebut ambruk.
"Bukan sekadar angin kencang, tetapi hujan lebat disertai petir dan halilintar juga menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keselamatan," kata Mansur.
Kekhawatiran tersebut semakin meningkat mengingat sepekan sebelumnya petir menyambar tiga pemain sepak bola di kecamatan tetangga.
Mansur menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Timur yang telah menyalurkan bantuan masa panik kepada warga terdampak bencana. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang sedang menghadapi musibah, terlebih saat masyarakat setempat tengah menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
"Semoga bantuan masa panik ini bermanfaat bagi warga, apalagi saat ini masyarakat sedang menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW," pungkas Mansur.