Berisiko bagi Pengendara, Pekerjaan Tambal Sulam Jalan Ahmad Yani Sario Manado Tuai Keluhan Warga
Frandi Piring August 28, 2026 10:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pekerjaan tambal sulam jalan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menuai keluhan warga. 

Kali ini pekerjaan galian permukaan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sario memantik keluhan warga. 

Pekerjaan itu sudah sekitar seminggu dan tak kunjung dituntaskan. 

Pantauan Tribunmanado.co.id, Jumat 28 Agustus 2026 pagi sekitar pukul 08.00 Wita, terdapat sedikitnya lima lubang galian di permukaan jalan. 

Ukuran lubang tidak kurang dari 3x1 meter. Kedalaman permukaan aspal yang digali sekitar 3-5 Cm. 

Lubang galian berada di titik mulai dari depan Aula Idaman hingga ujung ruas, depan SPBU Sario. 

Kondisi ini menyebabkan pengendara harus berhati-hati.

Sebagian besar berjalan perlahan dan menghindari lubang. 

Suasana di Jalan Ahmad Yani Manado, Sario, Manado pada Jumat 28 Agustus 2026 pagi
JALAN MANADO - Suasana di Jalan Ahmad Yani, Sario, Manado pada Jumat 28 Agustus 2026 pagi. Pengendara menghindari lubang galian di bagian badan jalan tersebut.

Tak sedikit juga yang terpaksa melintasi lubang. Mobil dan motor tertatih. 

Pengendara mengeluhkan pekerjaan ini.

"Setiap lewat sini pasti tidak nyaman. Menghindari lubang. Ban bisa pecah kalau tidak melambat," ujar Obin, warga Desa Sea yang setiap hari melintas di jalan tersebut.

Warga juga menyoroti pekerjaan yang terkesan lambat itu tidak memenuhi standar keamanan.

"Tidak ada papan peringatan. Kemarin ada pengendara yang kaget, masuk lubang," ungkap Fikri, warga Sario.

Warga berharap pekerjaan itu segera dituntaskan karena sangat mengganggu kenyamanan berkendara. 

Mereka berharap pekerjaan penambalan bisa dilakukan di malam hari sehingga tidak mengganggu aktivitas.

"Seharusnya ketiga digali, harus segera ditambal karena ini jalan protokol," ujar Obin lagi. 

Pekerjaan tambal sulam memperparah kondisi Jalan Ahmad Yani yang menjadi salah satu titik kemacetan di Manado. 

Tanpa ada galian pun, jalan sepanjang sekitar 1.5 kilometer ini kerap macet di waktu-waktu tertentu. 

Puncaknya pada sore hari, saat jam pulang kantor antara pukul 17.00 hingga 20.00.

Beberapa faktor menjadi penyebab seringnya ruas ini macet, adanya penyempitan (bottle neck) di ujung ruas, tepatnya di simpang tiga depan SPBU Sario. 

Faktor lainnya, pertemuan tiga arus kendaraaan, dari Jalan Sam Ratulangi, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Bethesda.

Kondisi permukaan jalan yang tidak rata akibat tambal sulam beberapa tahun terakhir menyebabkan kendaraan sulit jalan normal. 

Kondisi ini diperparah dengan antrean truk untuk mengisi solar subsidi di SPBU Sario. (ndo) 

Suasana di Jalan Ahmad Yani, Sario, Manado, Jumat 28 Agustus 2026 pagi
JALAN MANADO - Suasana di Jalan Ahmad Yani, Sario, Manado pada Jumat 28 Agustus 2026 pagi. Bagian pinggir jalan dipadati truk yang mengantre BBM di SPBU Sario.

Baca juga: Jalan Rusak di Winangun Minahasa, Akademisi Unsrat Minta Pemerintah Bergerak Cepat Jelang TIFF 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.