Madura United Menang 3-1 atas Borneo FC, Ze Gomes Soroti Agresivitas
Titis Jati Permata August 28, 2026 11:32 AM

 

SURYA.co.id, BANTUL – Permainan agresif yang ditunjukkan Madura United saat menghadapi Borneo FC menjadi modal penting menuju bergulirnya Super League 2026/2027.

Bukan sekadar menang 3-1, Laskar Sape Kerrab mulai menunjukkan pola permainan yang diinginkan pelatih Ze Gomes setelah menjalani sejumlah perubahan selama pemusatan latihan di Yogyakarta.

Madura United mengalahkan Borneo FC dalam laga uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (26/8/2026).

Tiga gol Madura United dicetak Gali Freitas, Balotelli, dan Make Aldo.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi respons positif setelah sebelumnya Madura United menelan kekalahan 0-2 dari Java United FC dalam uji coba pertama.

Bagi Ze Gomes, hasil akhir bukan hal utama yang membuatnya puas.

Pelatih asal Portugal itu lebih melihat adanya perkembangan permainan tim dibanding pertandingan sebelumnya.

Reaksi Cepat Jadi Perhatian Ze Gomes

Ze Gomes menilai Madura United sudah mampu bermain meyakinkan sejak awal pertandingan.

Meski sempat mendapat tekanan dari Borneo FC yang disebutnya memiliki kualitas, Madura United mampu kembali meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.

Pergantian pemain menjadi salah satu faktor perubahan tersebut.

Selain itu, Ze Gomes melihat para pemain mulai menunjukkan respons yang lebih cepat ketika kehilangan penguasaan bola.

“Babak kedua setelah kami ganti beberapa pemain, mulai kelihatan seperti permainan Madura tahun ini, agresif, reaksi cepat kalau kehilangan bola,” kata Ze Gomes.

Menurutnya, karakter tersebut yang ingin terus dibangun sebelum kompetisi resmi dimulai.

Ze Gomes Tak Mau Cepat Puas

Meski meraih kemenangan atas salah satu tim yang dalam tiga musim terakhir konsisten menghuni papan atas klasemen, Ze Gomes belum ingin berpuas diri.

Ia mengingatkan bahwa pertandingan tersebut masih sebatas uji coba pramusim.

Evaluasi akan terus dilakukan sepanjang sisa masa persiapan. Pelatih Madura United itu ingin memastikan berbagai persoalan yang muncul selama uji coba bisa segera diperbaiki sebelum kompetisi dimulai.

Madura United dijadwalkan membuka kompetisi Super League 2026/2027 dengan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9/2026).

“Saya tidak mau mengulangi beberapa masalah tahun lalu. Jadi ke depan akan ada evaluasi setiap minggu, agar nanti di liga kami bisa meraih prestasi bagus dan bisa kejar papan atas,” ujar Ze Gomes.

AQ Soroti Perubahan di Babak Kedua

Presiden Klub Madura United Achsanul Qosasi (AQ) yang menyaksikan langsung pertandingan juga melihat perkembangan positif dari tim.

Menurutnya, perubahan yang dilakukan Ze Gomes pada babak kedua memberikan warna berbeda terhadap permainan Madura United.

Salah satunya ketika Balotelli ditempatkan sebagai penyerang sayap. Dede Rosadi juga dimainkan sebagai bek kiri.

“Memang sudah kelihatan pembentukan tim ini, tinggal tunggu nanti peran Jordy (Wehrmann) dan Lulinha yang belum main,” kata AQ.

Jordy Wehrmann dan Lulinha belum bergabung penuh dengan tim karena masih menjalani proses pemulihan cedera.

Kehadiran keduanya nantinya diharapkan semakin memperkuat kedalaman skuad Madura United.

“Insyaallah kedalaman tim ini bagus, dan uji coba kali ini saya tidak melihat hasilnya, tapi lapangan tengah, belakang dan depan sudah mulai padu,” tambahnya.

Masih Ada 10 Hari untuk Berbenah

AQ menilai masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum kompetisi dimulai.

Salah satunya berkaitan dengan efektivitas ketika menghadapi situasi serangan balik.

“Mudah-mudahan bisa terus membaik. Tinggal 10 hari masa persiapan, pelatih harus segera membenahi kekurangan, seperti saat serangan balik masih ada yang gagal, ini harus diperbaiki dalam waktu tersisa,” pungkas pria asal Sumenep, Madura, tersebut.

Sebelum menghadapi Persijap Jepara, Madura United masih memiliki satu agenda uji coba dalam rangkaian TC di Yogyakarta.

Laskar Sape Kerrab dijadwalkan menghadapi Barito Putera pada Sabtu (29/8/2026).

Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Ze Gomes untuk menguji komposisi sekaligus mematangkan permainan sebelum fokus menghadapi kompetisi resmi.

Kemenangan atas Borneo FC pun menjadi modal psikologis positif.

Namun, bagi tim pelatih dan manajemen, ukuran kesiapan Madura United bukan hanya hasil uji coba, melainkan seberapa cepat berbagai kekurangan dapat dibenahi sebelum pekan pertama Super League dimulai.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.