Cara Menentukan Frekuensi Manikur Sesuai Kondisi Kuku Anda
Tim TribunStyle August 28, 2026 11:54 AM

Frekuensi manikur sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kuku. Ketahui jarak perawatan yang tepat agar kuku tetap sehat dan terawat.

TRIBUNSTYLE.COM - Manikur kuku mencakup proses membersihkan, membentuk, dan merawat kuku sekaligus memperhatikan kutikula di sekitarnya.

Sebagai bagian dari perawatan kuku, banyak wanita memilih melakukan manikur agar kuku terlihat rapi, sehat, dan terawat. Namun, setiap orang memiliki jenis kuku, gaya hidup, dan preferensi manikur yang berbeda. Karena itu, frekuensi idealnya juga dapat berbeda.

Dikutip TribunStyle.com dari Justdial.com pada Jumat 28 Agustus 2026, jika seluruh proses manikur dilakukan dengan cara yang kurang tepat, kuku justru dapat menjadi lemah, kering, atau mengalami iritasi alih-alih mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

Frekuensi Manikur yang Tepat

Untuk menjaga kesehatan kuku melalui manikur, frekuensi perawatan sebaiknya disesuaikan dengan jenis dan kondisi kuku.

1. Kuku Normal — Setiap 2–3 Minggu

Jarak waktu ini cukup untuk menjaga bentuk dan kebersihan kuku tanpa membuat perawatan dilakukan terlalu sering.

2. Kuku Tipis — Setiap 3–4 Minggu

Memberikan jeda yang lebih panjang dapat membantu mengurangi proses pengikiran berulang serta memberikan waktu lebih bagi lempeng kuku untuk pulih di antara perawatan.

3. Kuku Panjang — Setiap 2–3 Minggu

Perawatan secara rutin dapat membantu mengontrol pertumbuhan kuku dan menjaga bagian ujungnya agar tetap rapi serta tidak menjadi tidak rata.

4. Kutikula Kering — Setiap 3–4 Minggu

Memberikan jarak yang lebih panjang antarperawatan sambil rutin menggunakan minyak kutikula di rumah dapat membantu mencegah kulit di sekitar kuku menjadi terlalu kering.

5. Kuku Mengelupas atau Rusak — Setiap 4–6 Minggu

Kondisi kuku yang mengelupas atau rusak membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan pulih. Selama periode tersebut, hindari penggosokan kuku yang terlalu agresif maupun perawatan yang dapat memperburuk kondisinya.

Kesimpulan

Melakukan manikur bukan sekadar soal seberapa sering Anda bisa membuat janji di salon. Hal yang lebih penting adalah memahami kebutuhan kuku dan memberikan waktu yang cukup di antara setiap perawatan.

Perhatikan kondisi kuku Anda, tentukan rutinitas berdasarkan frekuensi yang sesuai, dan jadikan kesehatan kuku sebagai tujuan utama, bukan hanya penampilannya.  ( TribunStyle.com - Luthfiah Shafa Afifah )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.