Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur menduga kelalaian manusia menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Salah satu yang paling sering menjadi perhatian yakni kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan.
Kondisi lahan yang kering membuat api dari puntung rokok dapat dengan cepat menjalar dan meluas.
BPBD mengingatkan masyarakat, terutama warga yang beraktivitas di kawasan rawan kebakaran, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
"Harus dipastikan puntung benar-benar mati dan dibuang di tempat yang aman," tegas L. Mulyadi saat dihubungi pada Jumat (28/8/2026).
Baca juga: Karhutla di Jalur Sumbawa-Lunyuk, Pohon Kelengkeng hingga Kemiri Warga Ludes
Mulyadi mengajak masyarakat ikut mencegah kebakaran sejak dari sumbernya.
Menurutnya, upaya pencegahan jauh lebih penting karena api dapat meluas dengan cepat ketika kondisi lahan kering.
"Kami mengajak masyarakat untuk mencegah sebelum terjadi kebakaran," terangnya.
BPBD Lombok Timur menyiapkan langkah penanganan terhadap kebutuhan masyarakat ketika bencana terjadi.
Prioritas awal mencakup pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, seperti makanan, minuman, tempat tidur, perlengkapan mandi dan kebutuhan lainnya.
"Kita selalu mempersiapkan untuk korban yang terdampak seperti perlengkapan yang dibutuhkan," tuturnya.
Dengan tingginya potensi kebakaran di sejumlah wilayah, BPBD meminta masyarakat tidak menganggap sepele aktivitas kecil yang dapat memicu api.
"Kesadaran dan kehati-hatian warga menjadi salah satu kunci untuk menekan meluasnya kebakaran di Lombok Timur," tutupnya.
(*)