Soal Ujian Sekolah dan Kunci Jawaban IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 146 Edisi Revisi
Alfred Dama August 28, 2026 07:19 PM

POS-KUPANG.COM -- Perhatikan soal ujian sekolah dan kunci jawaban Buku pelajaran IPS 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 146 bab 3.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) karangan Supardi dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni Perubahan dan Keberlanjutan dalam Kehidupan Masyarakat.

Perubahan dan keberlanjutan merupakan dua hal yang selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat. Masyarakat tidak selalu berada dalam kondisi yang sama. 

Seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan dalam cara manusia bekerja, berkomunikasi, belajar, memenuhi kebutuhan, dan berinteraksi. 

Namun, di tengah perubahan tersebut, ada juga hal-hal yang tetap dipertahankan karena dianggap penting bagi kehidupan masyarakat.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 146 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 146: Aktivitas 3.2

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 146

Aktivitas 3.2 Aktivitas Kelompok

Tujuan

Setelah menyelesaikan aktivitas ini, kamu diharapkan mampu berkolaborasi dan bernalar kritis dalam merinci jenis-jenis bencana yang terjadi di Indonesia, serta mampu menemukan faktor penyebab terjadinya bencana dan upaya mengurangi dampak bencana.

Langkah-Langkah

Setelah menyelesaikan aktivitas ini, kamu diharapkan mampu berkolaborasi dan bernalar kritis dalam merinci jenis-jenis bencana yang terjadi di Indonesia, serta mampu menemukan faktor penyebab terjadinya bencana dan upaya mengurangi dampak bencana.

1. Buatlah kelompok dengan anggota masing-masing 4–5 orang!

2. Diskusikan dengan anggota kelompokmu hal berikut ini.

a. Pilihlah salah satu bencana yang paling mengancam tempat tinggalmu!

b. Diskusikan penyebab dan dampak bencana tersebut!

c. Upaya apa yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak bencana tersebut? Hambatan apa saja yang ada untuk mengatasi masalah bencana tersebut?

d. Nilai-nilai apakah yang dapat kamu ambil saat mengerjakan tugas ini?

3. Tulislah hasil diskusi kalian pada buku tulis, aplikasi Power Point (PPT), aplikasi Canva, atau yang lain sesuai dengan minat kelompokmu!

4. Presentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas!

Jawaban :

A. Bencana yang Paling Mengancam

Bencana yang dipilih: Banjir

Banjir adalah kondisi ketika air menggenangi wilayah yang biasanya kering. Banjir dapat terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi, meluapnya sungai, saluran air yang tidak mampu menampung air, serta berkurangnya daerah resapan.

B. Penyebab dan Dampak Banjir

Penyebab banjir:

  • Hujan deras dalam waktu yang lama.
  • Saluran air tersumbat oleh sampah.
  • Berkurangnya daerah resapan air akibat pembangunan.
  • Penggundulan hutan dan berkurangnya pepohonan.
  • Sungai mengalami pendangkalan atau meluap.
  • Kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan.

Dampak banjir:

  • Rumah dan fasilitas umum dapat terendam.
  • Aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar terganggu.
  • Jalan dan transportasi menjadi sulit digunakan.
  • Tanaman dan lahan pertanian dapat mengalami kerusakan.
  • Banjir dapat menimbulkan kerugian ekonomi.
  • Air yang tercemar dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.

C. Upaya Mengurangi Dampak Banjir

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko banjir antara lain:

  • Tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air.
  • Melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan dan selokan.
  • Menanam pohon untuk meningkatkan daerah resapan air.
  • Membuat sumur resapan atau lubang biopori.
  • Menjaga kebersihan sungai.
  • Membangun dan memperbaiki sistem drainase.
  • Menghindari pembangunan di daerah yang rawan banjir.
  • Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap peringatan banjir.
  • Menyiapkan tempat evakuasi dan perlengkapan darurat.

D. Hambatan dalam Mengatasi Banjir

Upaya mengatasi banjir masih menghadapi beberapa hambatan, seperti kurangnya kesadaran masyarakat, kebiasaan membuang sampah sembarangan, pembangunan yang mengurangi daerah resapan, keterbatasan fasilitas drainase, serta kurangnya kerja sama antara masyarakat dan pemerintah.

Karena itu, penanganan banjir tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Masyarakat, sekolah, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya perlu bekerja sama menjaga lingkungan.

E. Nilai-Nilai yang Dapat Diambil

  • Dari kegiatan diskusi ini, terdapat beberapa nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:
  • Gotong royong, melalui kegiatan membersihkan lingkungan.
  • Tanggung jawab, dengan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
  • Kepedulian, terhadap lingkungan dan masyarakat yang terdampak bencana.
  • Kerja sama, dalam mencari solusi menghadapi bencana.
  • Bernalar kritis, dengan memahami penyebab dan mencari cara mengurangi risiko banjir.

*) Disclaimer:

  • Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
  • Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.