TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sebuah rumah warga di Kampung Cikupa, Desa Cisalada, Kecamatan, Cigombong, Kabupaten Bogor rusak setelah terdampak pergerakan tanah.
Dalam foto yang didapat dari BPBD, Jumat (28/8/2026), terlihat rumah warga terdampak ini banyak retakan di berbagai sisi dinding temboknya.
Bahkan ada retakan yang cukup besar membelah bangunan, sehingga rumah nampak seperti nyaris ambruk.
Ada pula area dinding rumah yang sudah mulai ambrol di beberapa area hingga membuat dinding menjadi berlubang.
Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan, pergerakan tanah ini terjadi setelah hujan deras mengguyur.
Seperti diketahui, hujan deras sempat kembali mengguyur Bogor pada Kamis (27/8/2026) sore kemarin.
"Hujan intensitas tinggi yang berlangsung lama menyebabkan peningkatan volume air di tanah, sehingga menjadikan kontur tanah labil," kata Adam dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
"Dan mengakibatkan penurunan permukaan tanah yang berdampak pada kontruksi bangunan," imbuhnya.
Rumah tersebut diketahui dihuni oleh satu keluarga berjumlah enam jiwa.
Beruntung tak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini.
"Untuk kerusakan pada rumah belum diperbaiki. Rumah masih dihuni," kata Adam.
"Dinding bangunan tidak mengunakan sloof, serta pondasi rumah kurang kokoh. Diperlukan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait," ungkapnya.