Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya buka suara soal penutupan Jalan Utama Kompleks Olahraga Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).
Adapun kebijakan ini menjadi bagian penataan seluruh kawasan Dadaha, untuk mengubah fungsi sebagai tempat olahraga masyarakat.
Sementara jalan utama yang ditutup tersebut tidak digunakan sebagai fasilitas apapun. Jalur tersebut nantinya belum ditetapkan apakah akan dibuka kembali atau ditutup permanen. Hal itu karena pihaknya menunggu hasil evaluasi selama satu bulan.
Ketua Tim Penataan Kawasan Dadaha Kota Tasikmalaya, Asep Maman Permana, mengatakan, jalan utama yang ditutup ini tidak digunakan sebagai fasilitas apapun.
Karena ke depan jalur tersebut akan dibuka atau pun ditutup permanen, tapi menunggu hasil evaluasi dari Dinas Perhubungan.
"Sementara hanya ditutup saja, apakah nanti akan dibuka kembali atau seterusnya ditutup tergantung evaluasi. Lalu, kebijakan itu ada di Dinas Perhubungan," kata pria yang menjabat sebagai Asda 3 Kota Tasikmalaya ini.
Baca juga: Pemerintah Kota Tasikmalaya Pasang 10 Plang Larangan Berdagang di Kawasan Dadaha
Baca juga: Pemkot Tasikmalaya Matangkan Konsep Penataan Kawasan Olahraga Dadaha
Asep menjelaskan penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi utama Dadaha sebagai kawasan olahraga.
Menurutnya, kawasan Dadaha tidak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga, sejumlah aktivitas lain, termasuk keberadaan pedagang kaki lima (PKL), dan area parkir.
"Kami ingin mengembalikan fungsi Dadaha ini, dengan apa? Ya dengan melakukan penataan total, termasuk menutup sementara akses jalan, yang nantinya bisa satu arah agar tidak krusial ketika jam ramai," ungkap Asep.
Ia menyebut, rencana penataan juga berawal dari banyaknya laporan dan aspirasi masyarakat yang menginginkan kawasan Dadaha ditata kembali.
“Berawal dari banyaknya warga yang mengadukan untuk penataan ini, semoga penataan ini bisa memberikan dampak positif, dari segi fungsi sarana olahraga bagi masyarakat," kata Asep yang juga pernah menjabat Plt Kepala Diskominfo Kota Tasikmalaya.(*)