TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – PT MSJ menyalurkan bantuan sembako bagi korban gempa bumi di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/8/2026).
Bantuan berupa beras, minyak goreng, susu, mie instan, gula, telur, air mineral dan biskuit tersebut tidak hanya menyasar warga terdampak gempa di Sikka tetapi juga mahasiswa asal Nagekeo dan Manggarai yang berdomisili serta sedang menempuh pendidikan di Sikka.
Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sikka, baik di kawasan Kota Maumere maupun di sejumlah desa. Kegiatan tersebut dilakukan oleh PT. MSJ dan PT. SMS yang merupakan bagian dari Charoen Pokphan Group.
Head of Operation Bali Nusra, Jusmeinidar Jusran mengatakan, PT MSJ menyalurkan bantuan untuk 18 titik di wilayah Maumere.
Baca juga: Kisah Pilu Janda Korban Gempa di Palue Sikka, Rumah Hancur Kini Berteduh di Tenda Darurat
Adapun bantuan yang disiapkan terdiri dari 48 dus biskuit, 34 karung beras, 60 ikat telur, 8 karung gula, 25 dus minyak goreng, 200 dus susu, 200 dus mi instan dan 200 dus air mineral.
Jusmeinidar mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Bantuan berupa sembako, bahan pokok seperti beras, telur, mi instan, minyak, biskuit dan gula sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PT MSJ bergerak dalam usaha budi daya ayam broiler dengan pola kemitraan bersama peternak plasma di wilayah Flores.
“Bagi PT MSJ, kesempatan untuk berbagi dan memberikan bantuan merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat gempa.
“Semoga seluruh warga yang terdampak gempa di Maumere diberikan kekuatan, kesehatan, dan ketabahan. Semoga bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban dan menjadi bentuk kepedulian serta dukungan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” tandasnya.
Bantuan PT MSJ juga dirasakan mahasiswa asal luar Sikka yang kini tinggal dan berkuliah di Maumere.
Cecen, mahasiswa asal Manggarai, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Ia mengatakan kondisi pascagempa membuat dirinya kesulitan mendapatkan kiriman uang maupun bantuan dari keluarga di kampung halaman.
“Dengan bantuan ini dapat membantu kami bertahan hidup untuk beberapa hari ke depan,” tuturnya mahasiswa Akademi Farmasi St Mathilda ini.
Ia menyampaikan terima kasih kepada PT MSJ dan berharap perusahaan tersebut terus sukses serta menjadi berkat bagi banyak orang.
Hal serupa disampaikan Fandri. Ia berharap seluruh karyawan PT MSJ senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas masing-masing.
Sementara itu, Monalisa mengisahkan rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa, sementara keluarganya di kampung harus mengungsi.
Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mendapatkan kiriman makanan maupun uang.
Menurutnya, bantuan yang diterima sangat berarti karena dapat meringankan kebutuhan selama dirinya tinggal di kos dan menjalankan aktivitas perkuliahan.
Ketua RT 004, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Paulus Wiku, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan PT MSJ kepada warganya.
Ia berharap PT MSJ terus sukses dan dapat melanjutkan kepedulian terhadap masyarakat.
Pada Jumat (28/8/2026), bantuan telah disalurkan ke tiga titik, yakni dua titik di RT 004/RW 004, Kelurahan Kota Uneng, Kacamatan Alok serta satu titik di RT 10/RW 04, Desa Habi, Kecamatan Kangae.
Sementara titik lainnya akan mendapat bantuan dalam beberapa hari ke depan.
Ketua RT 10, Desa Habi, Bernadus Beker yang mewakili warga penerima bantuan, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT MSJ.
Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban warga yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores 15 Agustus 2026 lalu.